Tampilkan postingan dengan label Skin Dewi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skin Dewi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Agustus 2020

Energizing Coffee Clay Mask - Review Skin Dewi Natural Organic

This is the real clay mask yang nyatanya gak hanya membuat kulitmu senantiasa halus setelah pakai, tapi juga disulap jadi kenyal, lembab, nan licin. Aku bilang kayak ada oil yang tertinggal di kulitku setelah aku basuh clay mask ini pakai air.

Kalo biasanya setelah pakai clay mask, kulit halus kayak bedakan, kering, dan ketarik, kalo pake Coffee Clay Mask dari Skin Dewi ini justru lembab terhidrasi aja gt. Jadi meski kamu gak langsung pakein skincare gak akan ngerasa kering dan ketarik. Wow kan 😍. As always, sensasinya selalu luar biasa kalo formulasi skincare dari @dewikauw. Klaimnya selalu relatif benar adanya & gak overrated.

Cek aja ingredients yang dipakai selalu maknyus dan dikombinasikan dg tangan terampil ala Ci Dewi ini, makanya hasilnya bisa wow. Ibarat masakan, bahan bisa sama, tapi klo beda chef yaa bisa beda rasa kan?! 😗😗

INGREDIENTS:

Montmorillonite, Zeolite, Coffea Arabica Seed Powder, Avena Sativa Kernel Flour, Bentonite, Coco Caprylate Caprate, Adansonia Digitata Seed Oil, Silica, Quartz, Citrus Aurantium Flower Oil, Citrus Aurantium Dulcis Oil, Citrus Limon Peel Oil, Citrus Reticulata Peel Oil, Lavandula Angustifolia Oil, Rosa Damascena Flower Oil.

Bentonite Clay bermanfaat untuk unclog pores, detoksifikasi, natural exfoliates, menghaluskan dan mencerahkan kulit. Zeolite bermanfaat untuk membersihkan blackheads dg cara unclogging pores, membersihkan dan mencegah jerawat, dan antioksidan yang bagus. Oats bermanfaat untuk menenangkan peradangan dan pencegahan, menjaga kulit dari UV dan radikal lain, hingga membantu kulit dalam memperbaiki kerusakan kulit, dan membantu healing juga. Kopi sendiri bermanfaar untuk meningkatkan sirkulasi dan membantu mengurangi puffiness, hingga tinggi antioksidan. 

Aromanya khas kopi bikin aku rileks. Pemakaian cukup 1 sendok teh (peres), campur dg sedikit air atau toner rose dew skindewi (kalo punya) utk hasil yg lebih maknyus lagi. Krn aku ga punya, pake air pun hasilnya udah maknyus di aku. Setelah rata di wajah, diamkan sekitar 10 mnt, sampai setengah kering. JANGAN kayak aku di foto ini yaaa, karena itu aku pas ketiduran sampe 20 mnt kali yaa, jd terlalu kering. Dampaknya apa? Untungnya kalo di aku aman-aman aja. Tapi mungkin buat si kulit kering & sensitif akan kurang maksimal hasilnya, dan dia bisa memicu kemerahan, karena kalo clay-nya terlalu kering kan jadi ketarik gt kulitnya makanya merah (Mudeng ga sik?!) 😅

Nah, buat aku pribadi, clay mask ini bisa multifungsi. Pas setengah kering, aku akan bilas dg air, lalu selalu agak kupijat halus kayak scrubing... Jadi clay mask ini bisa jadi 2in1 gt loh di aku. Eits inget, ini di aku yaaa. Buat kulit sensitif coba cek dlu dan hati2, krn butiran kopinya relatif besar2..

Tapi kalian ga perlu khawatir, karena clay mask ini dirancang ramah utk kulit kering dan sensitif, asal kalian pakai sesuai T&C yaitu 10 mnt/ setengah kering aja, udah bisa maksimal kok hasilnya di kalian.. Dan percaya deh, sensasi setelah pake ini itu selain halus dan kenyal banget, kulitmu bakal kayak udah pakai pelembab dan face oil gitu... Eits, tapi setelah maskeran tetap harus skincarean yaaa, terutama wajib pakai pelembab kapanpun dimanapun.

Buat aku pribadi, kekurangan dari clay mask ini adalah bentuknya yang powder bikin aku ribet aja gitu pas mau maskeran. Aku harus cari wadah dan nyuci wadahnya setelah pakai. Kurang praktis aja untuk harga segitu hahahaha

Tapi soal repurchase gausah ditanya lagi, jelas aku bakal repurchase coffee clay mask ini, meski harus cari partner potekan karena harganya yg agak wow ðŸĪŠ Untuk netto 200gram, harganya sekitaran 780rb. Tapi percayalah kalo hasil dan experiencenya setara dg harganya.









Minggu, 11 Agustus 2019

Skin Care Natural Organik Untuk Pejuang Jerawat | Review Skin Dewi (Part 2)

Hai Rek, bersambung dari cerita perjuanganku melawan jerawat, di sini aku mau share detail produk yang aku pakai selama breakout.

1. Hazelnut Cleansing Milk 10ml

Harga: Rp 82.500

Fungsi:
Sebagai 2nd cleanser. Membersihkan pori-pori dari kotoran tanpa menghilangkan sebum alami dari kulit wajah.

Packaging dan Tekstur:
Semua produk Skin Dewi beraroma natural alias mirip spa gitu yaaa. Jadi aku suka sama aroma semua produknya, termasuk hazelnut ini. Teksturnya mirip krim yang agak kental, atau mirip cleansing milk, tapi fungsi sesungguhnya adalah sebagai second cleanser. Produk ini adalah facial wash yg tidak menghasilkan busa, karena memang soapless.

Dari packagingnya, aku gak masalah untuk yang versi fullsize 150ml nya, tapi untuk yang 10ml, botolnya dari kaca dg pipet gitu, dan ini bikin susah ambil isinya aja sih. Aku kurang suka botolnya. Tapi enak beneran buat traveling dan dimasukin tas gt krn emg kecil banget botolnya.

Cara Pemakaian:
Aku pakai hazel ini AM PM dengan cara:
Aplikasikan 1,5 - 2 pump hazel pada kulit yg masih kering. Lalu basahi ujung kedua telapak tangan dg sedikit air, lalu usap-usap hazel secara merata ke seluruh wajah dan leher. Lalu bilas dg air bersih.

Cara lain yg sering aku pakai adalah membiarkan hazel yg telah terlumuri ke seluruh wajah beberapa menit, seperti dibuat maskeran sesaat gt, lalu bilas sebelum hazel kering. Cara ini cukup efektif menenangkan kulitku jika sedang gradakan, hehe.


Pendapatku:
Buat aku yg selalu pake facial wash yg berbusa dan bikin keset, pas pertama kali cobain ini, aku kaget banget karena ngerasa gak bersih sama sekali. Aku sampe heran, ini apanya yang bagus, emg beneran bisa membersihkan. Tapi untungnya aku masih positive thinking saat itu ada aku mencoba menyelami proses kerja produk ini.

Di hari kedua pemakaian produk, aku merasa kulitku lebih nyaman, jerawat yg saat itu merah2 lebih kalem, kulit lebih berasa sehat dan gak over greasy. Trs aku paham bener, kalo cara kerjanya emang gak menyapu bersih sebum wajah saat cuci muka. Makanya setelah cuci muka, rasanya akan tetap halus, dan lembab mirip kayak pake pelembab. Dan 2,5 tahun pake produk ini, aku susah cari dupenya dong. Terlanjur enak pake ini, susah move on euy ðŸĪĢ

2. Calendula Shoothing Gel 5 ml

Harga: Rp 110.000

Fungsi:
Menenangkan kulit yang sedang kemerahan/ inflamasi. Cocok untuk kulit sensitif. Produk ini bisa jadi essence, atau first serum, atau bahkan jd moisturizer bagi kulit remaja atau kulit sensitif karena emang ekstra calming banget bahan-bahannya.

Packaging dan Tekstur:
Masih dengan packaging yang sama yaitu botol kaca berpipet, calendula soothing gel ini memiliki tekstur seperti watery gel berwarna kuning kehijauan agak keruh.



Cara Pemakaian:
Aku pakai calendula ini cukup seukuran 1 biji kacang merah (klo dibotol fullsize 1 pump aja), lalu aku ratakan ke seluruh wajah. Aku pakai dia di slot essence serum atau first serum.

Pendapatku:
Yang aku suka dari produk ini ada mudah sekali meresap dan mudah diratakan. Aromanya ringan khas natural, dengan hasil kelembaban yang ringan pula di muka. Pantas jika produk ini diklaim dapat digunakan anak usia remaja sekalipun, karena bisa dipakai sebagai light moisturizer.
Efek calmingnya dapet banget, tapi bukan yang langsung strong berasa. Semua produk skin dewi aku rasa efeknya pelan-pelan tapi pasti sih, jd bukan efek instan gitu.
Namun buat beberapa temen sahabat skindewi, produk ini berhasil menenangkan kulit mereka yang kemerahan dan bahkan sensitif.

3. Temulawak Balancing Emulsion 5 ml

Siapa yang gak tau tanaman temulawak? Yang aku ingat ketika menyebut kata temulawak adalah biar nafsu makan meningkat, dan kalo orang sakit kuning biar cepet sembut dikasi temulawak, atau sebagai obat antibiotik. I dont know it's true or just mith, tapi yang aku tau pasti sekarang adalah Temulawak yang diformulasikan menjadi skincare oleh Skin Dewi ini ternyata works on me.

Harga: Rp 192.000,-



Kandungan:
Turmeric, Temulawak, Green Tea, 

Fungsi:
- Menyeimbangkan kandungan minyak di wajah
- Mencegah dan meredakan peradangan
- Membersihkan pori-pori
- Antibakterial

Packaging dan Tekstur:
Dikemas dalam botol kecil dari kaca, dengan tutup berpipet, terasa praktis untuk dibawa kemana-mana. Teksturnya krim kuning keruh yang agak ringan, dan tidak kental. Mudah diratakan dan mudah menyerah. Aromanya pun aku suka, karena aroma rempah yang relaxing banget.

Cara Pemakaian:
Pemakaian cukup 1-2 biji kedelai, dapat dipakai di AM dan PM.
Bahkan aku pribadi kadang pakainya pagi, siang, dan malam distep moisturizer.

Pendapatku:
Yes, Temulawak Balancing Emulsion ini adalah pelembab yang dapat mengontrol sebum di wajah. Sehingga sangat cocok untuk kulit yang berminyak, namun tidak cocok untuk kamu yang punya masalah dehidrasi. Ketika siang hari, mukaku jadi less sebum, dan sering kali ngedapetin komedo besar keluar sendiri pas cuci muka. Menurutku ini berkar di temulawak ini, karena ada fungsi membersihkan pori-pori. Makanya jangan kaget jika terjadi purging diawal pemakaian, karena jerawatnya emang udah ada di kulitmu kamu, tapi temulawaknya bantu keluarkan aja.
Tapi TIDAK JARANG juga jerawat mendemku tiba-tiba ilang dengan sendirinya tanpa keluar ke permukaan. Ini bagian yang aku suka banget sih. Aku merasa kulit jauh lebih sehat saat pakai produk ini.


4. Helichrysum Brightening Vit C Treatment (Kita sebut Si Heli yaa kedepannya)






Minggu, 07 Juli 2019

Skin Care Natural Organik Untuk Pejuang Jerawat | Review Skin Dewi (Part 1)

Halo rek,
Hari ini aku mau sharing tentang my skin care routine. Hmm yaaa, mungkin udah banyak beauty vlogger/ blogger yang bercerita tentang skin care routine. Tetapi ada hal yang membedakan skin care-ku dengan yang lain adalah aku sebagai acne fighter dan skin care-ku high quality organic based products.
Nah lo, pasti langsung penasaran kan, hehe

My Acne Story

Ok tapi sebelum ngomongin skin care-ku, aku mau cerita kondisi kulit wajahku dulu yaaa.
Kondisi kulit wajahku mulai berjerawat sejak 2010. Aku mencoba mendiagnosa, dan saat itu terpikir bahwa kemungkinan karena kurang bersih saat menghapus make up (karena pada saat itu aku sedang festival tari di luar negeri yang mana make up- super tebel pake krayolan haha). Sejak saat itu, aku berpikir harus mulai skin care-an (karena sebelumnya gak pernah sama sekali), dan akhirnya pilihanku jatuh ke krim dokter. Beberapa kali lepas krim dokter, tapi balik lagi dengan brand yang berbeda. Begitu seterusnya sampai Agustus 2018 (iwow banget 8 thn yekan?!)

Nah, kalo ditanya kenapa akhirnya aku memutuskan untuk berhenti dari krim dokter. Karena sejujurnya aku ditakuti-takuti sama temen-temen aku kalo krim dokter di A itu bahaya loh, yaaa semacam itulah. Sehingga aku pengen ganti skin care drugstore aja. Dan saat itu, aku berhenti krim dokternya langsung gak pake pelan-pelan. 1 bulan aman (September 2018), eh bulan Oktobernya breakout dong. Parah sumpah! Disitu aku merasa sedih, desperate, bingung, karena gak pernah mengalami breakout sebelumnya. Ok, intinya, aku harus cari cara buat sembuh, dan yang aku tau saat itu yaa cari skin care yang ampuh buat nyembuhin.
Dan mumpung lg nyari pengganti yekan, skalian aja aku mau ganti yang natural organik (dan yang aman buat bumil busui) skalian prepare buat investasi masa depan (yaaa kesehatan yang investasi juga, tul gak?!)

Nah, jaman sekarang, cari referensi pasti larinya ke internet kan. Dan aku dapat input dari channelnya Mb Affi Assegaf (skincare 101) yang sedang bicara soal "Bebas Jerawat Tanpa Obat". Langsung aku liat videonya tanpa skip, dan disitu saya tau yang namanya Dewi Kauw dan Skin Dewi.

Sejak nonton cerita Dewi Kauw (founder merek skin care natural organik bernama Skin Dewi), aku udah tektok aja sama beliau. Dan setelah kepo-kepo produk dan perusahaannya, aku makin sreg aja.
Ok, akhirnya aku memutuskan juga "I will try these products" bismillah.

Order pertama kali lewat shopee, Paket mini size "Clear Up Skin Kit" (kalo ga salah namanya itu). Isinya ada 3 produk: Temulawak Balancing Emulsion 5 ml, Calendula Shoothing Gel 5 ml, dan Hazelnut Cleansing Milk 5ml juga. Pas dateng barangnya, 5 ml di botol pipet itu suiithik nemen lo rek (alias: Sedikit sekali loh). Tapi hal itu gak menurunkan "trust"-ku terhadap Skin Dewi sih. Ok, Awal Desember aku mulai pakai, dan 1 minggu setelah pemakaian, aku merasa ada improvement. Belum signifikan improvementnya seperti apa, yang jelas aku ngerasa kulit wajahku lebih calm, sehat, dan halus.  Itu aja sih, jerawat masih ada, tapi lebih calm aja rasanya. Ok, aku rasa itu pertanda baik, makin trust lagi aku sama produknya, aku lanjutin pemakaiannya, dan aku mulai order Temulawak Balancing Emulsion yang versi full sizenya, 30ml.

Oiya, buat yang belum tau manfaat dan kandungan masing-masing produknya apa, nanti aku jelasin di akhir yaaa. Ini fokus ke cerita perjuangan aku melawan jerawat dulu.
Oke, setelah 2 minggu pemakaian, merasa lebih baik lagi, tapi sayangnya aku ada even kantor yang mengharuskan pake make up tebel, dan tidak dihapus dalam waktu 12 jam. Nah ini, saat breakout, sebisa mungkin aku menghindari pemakaian make up tebel. Tapi karena ini tugas kantor, la yok opo maneh, yekan?! Yaudahlah yaaa.. dilakoni aja, meski besoknya jg breakout lagi  (T_T)

Jadi, Akhir Desember 2018 aku masih breakout, dan masuk tahun baru, aku berpikir kalo jerawat ini sedang aku sembuhkan, tapi bekasnya ini belum ada penangkalnya. Biasanya kan kalo krim dokter buat acne skin, kita akan dikasih krim pagi berupa obat jerawat, krim malam yang pencerahnya kan?! Nah aku butuh yang kayak gitu nih dari Skin Dewi, sehingga aku browsing lagi tuh produk Skin Dewi yang buat pencerah, dan nemulah Helichrysum Brightening Vit C Treatment (Kita sebut Si Heli yaa kedepannya). Dan akhirnya aku beli yang mini size 5 ml-nya.

Minggu kedua Januari aku mulai pake Si Heli, dan aku rutin pake sheet mask 2 hari sekali (saat itu cuma pake Innisfree varian tomat), yang mana hari 1 aku pake sheetmasknya, hari ke 2 aku pake sisa serum yang ada diwadah sheetmasknya. Gitu terus sama akhri Januari, perubahan kondisi wajahku mulai terlihat. Ini dia fotonya:



FOTO HISTORICAL

Kiri: 27 Desember 2018 | Kanan: 24 Januari 2019

Produk yang aku pakai

1. Hazelnut Cleansing Milk 5ml

Banyak ahli kecantikan bilang, kalo cleanser adalah basic skin care untuk mengatasi kulit jerawat. Makanya, pemilihan facial wash yang benar untuk jenis dan kondisi kulitmu adalah kunci dari segala kunci kesembuhan kulit berjerawat.
Terbuat dari kombinasi bahan dasar minyak, seperti jojoba, hazelnut dan castor, yang mana kombinasi dari ketiga dewa ini adalah pembunuh bakteri yang baik, pereda kemerahan, pemberantas jerawat, detox pori-pori, dan memperbaiki kerusakan kulit. Kandungan witch hazelnya membantu mengecilkan tampilan pori-pori.

Produk ini merupakan 2nd cleanser yang dapat membersihkan hingga pori-pori tanpa membuat kulit kering (ketarik). Soal kulit ketarik ini jujur banget, emang iya, no kaleng-kaleng. Aku suka aroma naturalnya, dan ini tidak mengandung sabun yaaa, jadi jangan harap punya busa melimpah ya. Produk ini tidak berbusa sama sekali. Teksturnya seperti susu kental gitu. Aku pakai setiap AM dan PM, kadang malah 3x sehari, dan gak berasa kering, malahan finishnya kenyel enak gt kulitnya. Gak keset kayak piring yang dicuci sama sunlight juga, jd emang beneran alus nan lembut pisan finishnya. Setiap pemakaian aku pakai seukuran dua biji jagung, atau 1,5 - 2 pump (Jika kamu pakai yang full size dg pump)

2. Calendula Shoothing Gel 5 ml

Bahan utamanya adalah Calendula, Oats, dan Chamomile, yang mana sangat baik untuk calming dan shoothing. Teksturnya kayak essence yang kentel gt, warnanya putih agak bening kekuningan, dan dikemas dalam botol kaca dengan pipet.
Produk ini cukup multifungsi sih aku bilang, bisa dipakai untuk 2nd essence, serum, bahkan pelembab wajah. Pada dasarnya produk ini memang diformulasikan untuk orang dengan kulit sensitif dan berjerawat. Tujuan utamanya adalah meredakan kemerahannya. Aku pribadi sudah pakai produk ini di step essence. Jd berasa calming aja gt. Aku pakai setiap AM dan PM, dan setiap pemakaian aku pakai sebiji jagung.

3. Temulawak Balancing Emulsion 5 ml

Bahan unggulannya adalah kunyit dan temulawak. Kedua bahan ini yang menjadi kunci utama anti inflamasi, meredakan kemerahan. Ada juga ekstrak green tea yang akan menyeimbangkan produksi sebum pada wajah. Teksturnya kayak krim tapi lebih light, warnanya putih kekuningan, dan dikemas dalam botol kaca dengan pipet.
Produk ini merupakan pelembab wajah yang sangat ringan, untuk kulit kombinasi dan berminyak. Pelembab ini bekerja sangat baik untuk membuat mukaku tidak greasy, dan membersihkan pori-pori dari dalam. Jangan kaget jika kalian menemukan komedo yang tiba-tiba keluar saat cuci muka, itu berkat produk ini. Buat sebagian acne fighter, ini bisa dipakai sebagai obat totol jerawat. Tapi buat aku, lebih suka dipakai ke seluruh wajah sebagai pelembab, karena aku cocok banget sama produk ini. Aku pakai setiap AM dan PM, dan setiap pemakaian aku pakai sebiji jagung.
Oiyaa, tapi jika kulit kamu dehidrasi, jangan pakai produk ini yaaa, kalo gak gt kulitmu bakalan semakin dehidrasi. Jadi harus pastikan dulu kondisi kulitmu tidak dehidrasi ketika mau mencoba produk ini.

4. Helichrysum Brightening Vit C Treatment (Kita sebut Si Heli yaa kedepannya)

Produk best selling dari Skin Dewi. Produk ini berupa serum dengan segala fungsi.
Diformulasi dengan bahan-bahan natural yang dapat mencerahkan kulit, hyperpigmentation, dan anti aging. Vitamin C aktifnya sangat ampuh untuk meratakan warna kulit, hingga acne scar. Vitamin C-nya kalem hingga cocok untuk semua jenis kulit, bahkan kulit sensitif sekalipun. Rosehip oil dan kakadu plum extract-nya baik untuk anti aging karena kemampuan regenerasi sel kulit.
Cara kerja serum ini adalah mencerahkan, meregerasi, dan menjaga produksi kolagen kulit, makanya bisa buat anti aging juga.
Aku pun suka pakai produk ini, kalo malamnya pakai, paginya pasti supple, kenyel banget kulitnya. Acne scarku lama pudar juga, bahkan bopeng yang ringan yaaa meski dalam jangka waktu yang lama. Temenku yang pakai ini langsung hilang juga bruntusannya.
Kalo pake skin care itu intinya sabar, lek ga sabar nggaweo pesugihan, (bye)


Kalau mau pake produk ini, jangan liat harganya yaaa. Pasti nyekek aja, karena harga mevvah bingits. Tapi kalian perlu cek sebagai mana bagusnya formulasinya, seramah apa ownernya, se well-educated apa admin-adminnya, intinya ONOK REGO, ONOK RUPO!

(((Detail review per-produk akan kutulis di laman terpisah yaaa (part 2)))
bersambung ke Part 2...