Sabtu, 16 Mei 2020

Lip Cream Lokal Favorit - Mirabella Lip Cream Matte Expert No.2 - Pinky Peach

Hai Rek, balik maneh ku akan kasi info cucyok buat kamu pecinta make up.

Keliatan dari judulnya, aku mau cerita salah satu lip cream lokal kesukaanku, yakni Mirabella Lip Cream Matte Expert No.2. Gak nyangka banget sih aku bakal sukak sama produk ini. Karena, helloooowww anak muda, pakai Mirabella? "LOH, WHY NOT?"

Yang pentingkan enak nan nyaman dipakai, dan ramah di kantong, iya gak?!
Yuklah, capciscus kita mulai aja reviewnya...

Mirabella ini adalah merek lama asli lokal Indonesia, bawaan Martha Tilaar. Lip cream ini udah lama dilaunching, dengan harga 55.000. Kalian bisa beli di official store Martha Tilaar, atau kepoin aja dulu di IGnya @MirabellaCosmetics.
Buat shade No.2 ini, aku bisa bilang ini warna peachy pink yg dia punya. And warna ini aku bangettttt!!!!! LOVE

KLAIM DAN KEUNGGULAN
Mirabella Lip Cream Matte Expert hadir dalam 4 varian warna, yg disesuaikan untuk berbagai jenis warna kulit. Produk ini mengklaim bahwa memiliki tekstur yang high pigmented, light, no sicky dan longlasting.
Dalam sekali pulas, bibirmu pun akan terlihat mempesona. Kandungan Natural Origin Emollient nya memberikan kelembapan pada kulit bibirmu. Jd aman digunakan sepanjang hari.

PACKAGING
Dari awal nerima produknya, aku gak nemu kardusnya, jd mungkin produk ini dijual tanpa kardus. Tapi aku pribadi gak masalah, krn bakal ke tempat sampah jg kan, haha. Buat botolnya, terbuat dari plastik yg buildable gt. Plastiknya tebal, cukup kokoh, dg finishing glossy. Warna botolnya bening sehingga terlihat warna lip creamnya, dan ketauan klo kondisi lip cream tinggal seberapa banyak.

Di botolnya tertempel sticker yg jelas dg logo brand, EXD, dan isi kemasan 8gr.



APLIKATOR
Oke, kita beralih ke aplikator. Saat dibuka-tutup, lip cream ini cukup rapi dan gak bleber2 di tutupnya. I Like It. Saat cobain aplikatornya, cukup lembut, panjangnya pas, ada sisi diagonalnya, tapi sayangnya kurang menyerap banyak cairan. Sehingga kita harus berulang kali celup utk hasil pulasan lipstik yg menutup bibir.

TEKSTUR & SWATCH
Untuk tekstur lip creamnya sendiri, cenderung light creamy yg lama-lama berubah jadi lembut powdery gt. Ini bakal terasa ketika kalian oles2in pake tangan, diblurkan gt. Untuk menghasilkan finish look yg matte banget, butuh waktu agak lama. Tapi kalo aku pribadi gak masalah sama sekali karena aku suka segala lipstik yg ringan, powdery, dan gak bikin bibir kering. Soal matte atau enggak, itu urusan belakangan, hehe.

Oiya, lip cream ini ada glitter yg haluussss banget. Klo difoto gini gak keliatan, tapi klo dilihat dg mata telanjang, kalian pasti akan lgsg ngeh. Apalagi yang varian Mirabella Lip Cream No.3 (aku punya, tapi gak aku fotokan disini), itu dia lebih glittery lagi.. lebih keliatan.
Tapi yg No.2 ini, gak gt keliatan, jd aku pribadi gak masalah.



PIGMENTASI
Karena teksturnya yg light creamy gt, tekstur dari lip cream ini menduduki pigmentasi medium-to-low. Kalian harus pulas paling gak 2 layer agar warna bibir yg gelap agak tertutupi. Tapi, lagi2 aku gak masalah soal ini, krn lip cream itu yg penting ringan dan gak bikin kering.

DAYA TAHAN
Mirabella Lip Cream Matte Expert ini masih kissproof dan transfer. Jd klo dia bilang matte expert, finishnya bukan matte yg super matte kayak loreal Infallible gt loh, tp dia lebih moist nan powdery mirip rollover reaction. Tapi si RR lebih matte finishnya, kalo Mirabella ini lebih ada lembabnya meski ditunggu agak lama.
Nah, krn gak terlalu matte finishnya, maka daya tahannya cenderung low sih menurutku. Tapi lagi-lagi aku pribadi gak masalah soal ini, dan tetep jd lipstik lokal favorit aku.

KESIMPULAN

  • Pros: Lip cream ini ringan, seringan RR, tapi dia lebih gak bikin bibirku kering. Warnanya aku banget, makanya dia hampir jd daily lip creamku. Packagingnya yg mungil tp isinya banyak loh 8gr, jd ini worth to buy diharga 55rb aja. Worth banget. Padahal biasanya lip cream lain pakai packaging lebih gede tp isinya cuma 4 atau 5 gr kan... kayak ketipu packaging aja gt. Tapi Mirabella ini isinya banyakkk.
  • Cons: Finishnya yg kurang matte bikin dia gampang geser atau ilang dipakai makan, jd hrs sering reapply. Tapi ku gak masalah, krn isinya dia banyak dan ramah dikantong.
Jelas aku cinta banget sama produk ini, dan bakal repurchase lagi. Berikut beberapa foto ketika aku pakai lip cream Mirabella no.2 ini:


Sekian dulu review aku. Kalo ada pertanyaan bisa kalian tulis di komen atau DM aku di IG @ema.ervita yaaa...
See ya..

Kamis, 30 April 2020

Makeup Favoritku | Praktis & Natural

Hai Rek,
Kali ini aku pengen cerita tentang makeup favoritku. Yeps, aku tipe orang yang ga suka ribet, jadi makeup pun gak mau yg ribet-ribet, tapi inget: CANTIK ITU WAJIB!! Hehe
Makanya, makeup yang aku aplikasikan pasti yang menonjolkan garis-garis wajahku yg bagus2 aja, sehingga terlihat lebih tegas/ bold, tapi masih terlihat natural karena warna-warna yang digunakan adalah warna nude. Oiya, makeup semacam ini biasa aku pakai ke even kantor atau pas ketemu klien.

Langsung aja, ini dia produk yang biasa aku pakai:

COMPLEXION
Setelah pakai skincare, aku biasa skip primer/ makeup base karena menurutku kunci dari base terbaik sebenernya ada dikelembaban kulitku sendiri. Jd kalo kulitnya uda sehat, lembab, ngapain pake base makeup, kecuali emg mau make up an yang tebel banget buat acara penting gt.

Jadi, Tahap pertama buat complexion, kupakai cushion. Dan yang sedang aku gandrungi adalah Make Over Powerstay Demi-matte Cover Cushion, dan aku pakai shade Natural Beige, N30. Harga normalnya 229rbn. Tapi produk ini aku dapat dari acara #BeautyAllWays #Sociolla dan aku review sejujur-jujurnya klo produk ini bagus bgt. Yaaa kalo gak bagus, gak mungkin jadi favoritku, dan dipakai tiap hari, yekan?!

Make Over Powerstay Demi-matte Cover Cushion, Shade N30 Natural Beige



  • Pros: Finishnya pas, lembab aja, gak terlalu matte atau bahkan dewy yang basah gt. Ini itu PAS! Medium to full coverage? YES. Packaging ringan dan elegan. Gak ada efek negatif dikulitku. Awet dari pagi sampe sore asal gak dikusrek-kusrek. Shade N30 cucok banget dengan warna kulitku. Ini cushionku yang paling aku banget warnanya, dibanding 3 cushionku lainnya.
  • Cons: Gak Waterproof. Masih transfer kalo kena tisu atau masker kain. Buat meminimalisir ini, bisa dibaked sama bedak tabur sih, tapi karena aku suka efek glowingnya, sering kali gak tak set pake bedak tabur.
BLP Beauty - Face Powder, Shade Medium Beige -

Nah, bicara soal baking, jujur aku jarang baking kalo buat makeup sehari-hari. Pol-polan ku biasa baking area Bawah mata sama bawah tulang pipi aja. Pake produk apa? Pakai Face Powder dari BLP Beauty, Shade Medium Beige.

  • Pros: Gak mbeluk, alias gak cakey, dan dia translucent.
  • Cons: Belum ada

BLUSH ON
Buat perona pipi, aku pake lip cream yang bisa dipake buat blush on. Simpel cuy, Eyeshadow + Blush On + Lipstick = Cukup 1 Lip Cream. Kalo lagi mood ambil blush on, aku sering pake Haloblush dari Rollover Reaction (Shade Cajun) Harga 139rbn. Shade ini peachy banget, dan makeup peachy emg paling cocok buat tipe muka dan kulitku.



  • Pros: Bentuknya yang stick gt jd praktis buat apply langsung ke pipi. Warnanya aku banget, dan teksturnya creamy shg mudah diblend. Finishnya velvet matte gt yaaa.
  • Cons: berpotensi mudah terkontaminasi residu (krn bentuknya yg stick), jadi harus dilap dulu ketika mau apply ke pipi.


EYE MAKE UP
Nah, ini bagian wajah yang paling aku suka, yakni mata. Mata ini mencerminkan segalanya rek buat aku. Aku isok lewat step apapun, kecuali mata, khususnya Eyeliner.
Yes, ini wajib banget. Kenapa? Karena mataku ini ada kelebihan sekaligus kekuranganku. Kelebihannya dia lebar jd keliatan tajem, sayangnya lebarnya mataku ini juga jd kekuranganku karena bola matanya agak sembab. Sehingga, aku wajib pake eyeliner biar menghilangkan efek sembabnya.


Kalo ada yang tanya, "Loh, mata lebar kok malah dikasi eyeliner, justru makin lebar kan?" Nah ini pemahamanku dulu, dan ternyata itu salah besar rek. Justru mata lebar itu harus dikasi eyeliner biar lebih sipit keliatannya.  Masih gak percoyo? Yowes aku gak ngurus rek, penting aku tambah ayu lek nggawe eyeliner HAHAHA

Eyeliner favoritku adalah Mizzu Sharpliner. Harganya cuma 39rbn. Kenapa kusuka banget ini?

  • Pros: Kuasnya gede, jd bisa langsung tebel pengaplikasiannya. Yes, area mataku lebar, jd butuh line yang tebel. Warna itemnya pekat, ini penting, aku males sama eyeliner yang pake "malu-malu" warnanya. Dia gak mbleber kalo kena air. Tipe lunturnya dia ini adalah cracky. Dan aku love banget tipe eyeliner yang cracky. Jadi gak bikin mataku item. Penting lagi, dia murah banget.
  • Cons: Gak waterproof, ini sayang banget sih.


Lanjut ke alis, meski bukan hal yang penting, aku rasa jika aku pake eyebrow makeup, wajahku makin teges, makanya aku akhirnya rajin juga pake alis. Karena gak mandatory, aku gak punya eyebrow kit yang favorit. Tapi beberapa yang bergiliran aku pakai adalah Mizzu Eyebrow Pen (Shade: Dark Brown) Harga 79rbn, dan Pensil Alisnya Implora Cosmetics (Shade: Dark Brown) Harga 7rbn.
Kalo mau model alis yang jegrik natural, aku pakai mizzu, karena di modelnya kayak spidol  yang bergerigi gt. tapi kalo aku mau model alis yang kekinian pake gradasi gt, aku pake yang Implora.
Kekurangan dari kedua eyebrow kit ini adalah tidak waterproof. Tapi tenang, mereka tidak smudge kok, atau minimal tidak mengganggu.

Buat eye color, aku suka pake lip cream di oles ke kelopak mata. Kan mottoku dalam bermakeup: Cantik tapi anti ribet, makanya selalu pake eye color yg sama dg lip cream yang sedang dipake.

LIPSTICK
Lipstik favoritku jelas yang berwarna nude. Kenapa? Karena praktis cuy, skalian apply mata, pipi, sama bibir skalian. Produk yang kusuka adalah Shannen Lip Paint (Shade 1 Sweet Ginger) Harga 129rbn. Aku suka ini tuh karena warnanya peachy brown gt loh.

  • Pros: Matte yang gak kering dibibir. Warnanya juarakkkk. Ringan dan Awetnya bisa seharian.
  • Cons: Belum ada.

Kiri: Shannen Lip Paint, Shade No.1 Sweet Ginger. Kanan: Loreal Paris Rouge Signature, Shade 124 I Embrace

Satu lagi yang lagi demen, dia adalah Loreal Paris Rouge Signature Lip Stain. Kebetulan kudapet dari Socobox yang warnanya "I Embrace" No. 124, peachy pink gt, tapi banyak pinknya. Kenapa kusuka? Karena ringannya kayak pake lip stain pada umumnya, tapi dia ini lipstik. Nah lo? Penasaran kan?! Cobain deh.. sumpah ringan pol!!



Kedua lipstik ini sering kali aku aplikasikan sebagai eye makeup, blush on, dan lipstik sekaligus yaaa... Bener-bener simpel, paling mek 10 menit buat makeup-an, gils.
Jadi buat cewek-cewek yang mo kerja terutama, gak ada alasan buat gak makeup an karena makeup sesimple ini pun uda cantik rekkkk.... Dan fyi aja, ada penelitian yang bilang kalo cewek yang makeup pas kerja potensi lebih gede gajinya ketimbang yang gak suka pake make up. Nah looo... (langsung dihujat netijenn, #Kabooorrrrr)

HASIL AKHIR
Ini dia kurang lebih hasil akhir makeup yang aku suka. Peachy natural makeup gt...

Makeup yang sama, dengan baju formal
Makeup yang sama, dengan baju casual



(Postingan ini tidak di sponsori oleh pihak manapun)

Oiya fyi, aku sekarang gabung di komunitas Beauty Influencer Surabaya. Komunitas yang dikenal dg singkatan BIS ini merupakan kumpulan dari beauty influencer dari seluruh Indonesia, khususnya area Surabaya dan sekitarnya. Serunya, aku ngerasa kayak ngobrol sama keluarga aja disini rek, karena sering kali kami menggunakan boso suroboyoan dlm keseharian. Seneng deh kenal kerabat baru lewat komunitas ini.

Buat kalian yg pengen kepoin aktivitas kita di BIS, bisa klik link dibawah ini ya. Jgn lupa follow dan like fan page BIS.

IG: @beautyinfluencersby
Fan Page: https://m.facebook.com/Beauty-Influencer-Surabaya-2164259136951588/


Selasa, 01 Oktober 2019

Makeup Untuk Kulit Berjerawat

Hai, Rek!
Tulisan kali ini aku pengen cerita tentang gimana aku make up selama kulitku breakout/ berjerawat yang tidak "normal".
Kenapa cerita ini pengen aku share, karena aku merasa penting banget buat pejuang jerawat untuk menahan agar tidak terlalu sering bermakeup tebal. Tebal yang seperti apa, atau gimana makeup yang baik ketika berjerawat, baca tulisanku sampe akhir yaaa :)

MY SKIN CONDITION
Oke Rek. Cerita sedikit tentang kondisi kulitku ketika berjerawat yaaa.
Ketika kulit sedang breakout, biasanya kondisinya jauh lebih sensitif daripada biasanya. Kecenderungan pejuang jerawat, ketika terjadi breakout mereka langsung gupuh buat neplokin segala skincare atau obat ke muka. Padahal, mengetahui akar permasalahan jerawat jauh lebih penting ketimbang dengan sembarangan nemplokin skincare macem-macem ke muka. Bisa jadi bukannya jerawatnya pergi, malah kulit muka makin meraung-raung dan jerawat makin banyak.
Jadi, calm down rek. Cari tau sebabnya dulu, baru kasi solusi yang tepat, ojok kesusu!
(Buat kalian yang pengen tau caraku untuk mengetahui penyebab jerawat, ke youtubeku EMA ERVITA)


Balik ke permekapan, karena kulit berjerawat cenderung sedang sensitif-sensitifnya, maka kita harus sadar diri untuk menghindari hal-hal yang dapat memperparah kondisi jerawat, atau penyebab inflamasi. Dalam hal makeup, contohnya hindari pemakaian alat-alat make up yang kotor, makeup full complexion yang terlalu menutup pori-pori (clogged pores), dan tidak membersihkan make up dg benar, sehingga masih banyak sisa/ residu makeup diwajah.
Kalo aku pribadi, ketika kulitku berjerawat, aku menghindari complexion yang terlalu tebal dan selalu triple atau bahkan 4x cleansing untuk memastikan mukaku benar-benar bersih dari residu makeup. Ini penting banget buat pejuang jerawat!!

MY MAKEUP PRODUCTS

COMPLEXION
Aku cuma pakai bedak tabur. Minimal kalo butuh complexion yang agak coverage, bisa pakai cushion atau concealer aja. Nah, urusan bedak tabur, favoritku adalah Face Powder dari BLP Beauty (Shade Medium Beige).

  • Pros: Gak cakey atau mbeluk, translucent
  • Cons: gak waterproof (tapi ndi onok bedak tabur sing waterproof hahaha #lol)

Kalo untuk concealer, aku pakai Maybeline Age Rewind (Shade Honey) Dulu beli diskonan dpt 60rb aja. Oiya, karena kondisi wajah sedang jerawatan, harus rajin bersihin kuas, spon alat makeup yaaa.. Ini hukumnya wajib. Jd jangan apply makeup dengan peralatan yang kotor, karena kulit yg sedang berjerawat cenderung sensitif, inget itu!! Resikan plis!

  • Pros: Dia medium coverage, tipis dan light banget teksturnya, jd mudah diblend. Finishnya dewy yaaa, agak basah gt. Tapi aman ketika di set pake bedak tabur.
  • Cons: Gak terlalu cover untuk dark spot yang hitam banget. Gak waterproof, tapi yaa gak segampang itu juga buat lunturnya, jd masih bisa ditolelir.
BLUSH ON
Pas Jerawatan, aku juga meminimalisir penggunaan alat makeup seperti kuas. Makanya, aku lebih memilih pakai make up yang tinggal tap tap aja pake tangan, tanpa alat tambahan/ kuas. Sebenernya gapapa aja asal alat make upnya bersih, tapi buat lebih amannya, aku milih gak pake kuas.
So, buat blush on aku pakai Haloblush dari Rollover Reaction (Shade: Cajun). Warnanya peachy gt, aku sukak banget. Harganya normal 139rb.
  • Pros: Teksturnya creamy, mudah diblend.
  • Cons: Gak 100% waterproof

EYE MAKEUP
Mata ini bagian wajah favorit aku. Dan wajib banget pake eyeliner. Kalian tau kan?! Mataku yg belok alias lebar ini adalah kelebihan sekaligus kekurangan aku. Kelebihan krn lebar, tp juga kekurangan karena lebarnya kayak mo keluar, sembab gt loh diliatnya.. Makanya aku butuh eyeliner biar mengurangi efek sembab.
Nah, selain mizzu, eyeliner favoritku adalah Goban Black Diamond Ultra Waterproof Eyeliner. Harganya 99rb, tapi ku selalu beli nunggu diskon.
  • Pros: Packagingnya solid, warna itemnya nampol, kuasnya langsing parah (enak buat gambar eye cat), waterproof, dan lunturnya gak smudge tapi cracky
  • Cons: sejauh ini blm ada.


Buat alis, sebenernya gak wajib, karena ketutup poni juga kalo di aku, haha. Tapi kalopun mau pake, aku juga sering pakai Implora Cosmetics Eyebrow Pencil Shade Dark Brown. Harganya cuma 7rb donggg.. gils.
  • Pros: teksturnya empuk, tapi gak berlebihan. Harha super murah. Ada spoolie dan rautannya, jd praktis bet cooyyy...
  • Cons: spoolienya keras. Untuk harga segitu, gak ada yg aku komplain.


LIPSTICK
Lisptick favoritku jaman breakout dulu adalah Rollover Reaction Cheek & Lip Cream, Shade Lucy. Warnanya peachy brown gt. Harga 129rb, tapi sering nungguin diskon sih klo beli, hahahaa. Duhh, anak modis banget yaak aku, MOdal DISkon. Hahaha
  • Pros: Teksturnya creamy powdery. Ringan, Sedikit gak kerasa kering ketika pake lipstik ini. Meski klo seharian pakek, yaaa ada aja kulit bibir yg letek.
  • Cons: Gak waterproof, ada sensasi tingling pas pertama kali cobak. Tapi lama2 kebiasa.


HASIL AKHIR
Kurang lebih hasil dari makeupku ketika jerawatan kayak gini rek, My Bare Face MakeUp...

Kalo ditanya, gak malu em tetep keliatan gt jerawatnya? Hmmm kalo aku pribadi, rasa malu pasti ada. Tapi malu itu buat siapa sih? Buat diri sendiri kan?! Buat apa? Orang lain imbasnya apa? Gak ada kan?! Malu cuma ada karena kita kira orang lain tidak melihat kesempurnaan dari diri kita. Bisa iya, bisa enggak. Kalopun iya, faktanya, apa ada orang yg perfect? Itu cuma soal preferensi sih. Banyak yang lebih penting ketimbang memikirkan sesuatu yg gak ada ujungnya. Mendingan kita bersyukur dg keadaan yg ada, cuek apa kata orang, krn standar hidup kita yaa kita sendiri yg bisa ukur, gak bisa kamu nyontek ke kehidupan orang lain. Gak bakal relevan krn tiap orang punya jalannya masing-masing. Kok jd jauh yaa ngomongnya...

Okelah, intinya, ngapain malu rek, toh yg rugi diri kita sendiri kan. Jadi gak PD mau kemana-mana, gak bebas, kerjaan jd gak optimal. Cintai diri kita sendiri, self love, krn terlalu menekan diri kita utk sesuatu yg belum kita punya juga salah satu cara menyakiti diri sendiri.
Mulailah mengerti kapan harus push diri sendiri, kapan harus stop dan menerima segala keadaan.

See you Rek...
#SelfLove


Minggu, 11 Agustus 2019

Skin Care Natural Organik Untuk Pejuang Jerawat | Review Skin Dewi (Part 2)

Hai Rek, bersambung dari cerita perjuanganku melawan jerawat, di sini aku mau share detail produk yang aku pakai selama breakout.

1. Hazelnut Cleansing Milk 10ml

Harga: Rp 82.500

Fungsi:
Sebagai 2nd cleanser. Membersihkan pori-pori dari kotoran tanpa menghilangkan sebum alami dari kulit wajah.

Packaging dan Tekstur:
Semua produk Skin Dewi beraroma natural alias mirip spa gitu yaaa. Jadi aku suka sama aroma semua produknya, termasuk hazelnut ini. Teksturnya mirip krim yang agak kental, atau mirip cleansing milk, tapi fungsi sesungguhnya adalah sebagai second cleanser. Produk ini adalah facial wash yg tidak menghasilkan busa, karena memang soapless.

Dari packagingnya, aku gak masalah untuk yang versi fullsize 150ml nya, tapi untuk yang 10ml, botolnya dari kaca dg pipet gitu, dan ini bikin susah ambil isinya aja sih. Aku kurang suka botolnya. Tapi enak beneran buat traveling dan dimasukin tas gt krn emg kecil banget botolnya.

Cara Pemakaian:
Aku pakai hazel ini AM PM dengan cara:
Aplikasikan 1,5 - 2 pump hazel pada kulit yg masih kering. Lalu basahi ujung kedua telapak tangan dg sedikit air, lalu usap-usap hazel secara merata ke seluruh wajah dan leher. Lalu bilas dg air bersih.

Cara lain yg sering aku pakai adalah membiarkan hazel yg telah terlumuri ke seluruh wajah beberapa menit, seperti dibuat maskeran sesaat gt, lalu bilas sebelum hazel kering. Cara ini cukup efektif menenangkan kulitku jika sedang gradakan, hehe.


Pendapatku:
Buat aku yg selalu pake facial wash yg berbusa dan bikin keset, pas pertama kali cobain ini, aku kaget banget karena ngerasa gak bersih sama sekali. Aku sampe heran, ini apanya yang bagus, emg beneran bisa membersihkan. Tapi untungnya aku masih positive thinking saat itu ada aku mencoba menyelami proses kerja produk ini.

Di hari kedua pemakaian produk, aku merasa kulitku lebih nyaman, jerawat yg saat itu merah2 lebih kalem, kulit lebih berasa sehat dan gak over greasy. Trs aku paham bener, kalo cara kerjanya emang gak menyapu bersih sebum wajah saat cuci muka. Makanya setelah cuci muka, rasanya akan tetap halus, dan lembab mirip kayak pake pelembab. Dan 2,5 tahun pake produk ini, aku susah cari dupenya dong. Terlanjur enak pake ini, susah move on euy 🤣

2. Calendula Shoothing Gel 5 ml

Harga: Rp 110.000

Fungsi:
Menenangkan kulit yang sedang kemerahan/ inflamasi. Cocok untuk kulit sensitif. Produk ini bisa jadi essence, atau first serum, atau bahkan jd moisturizer bagi kulit remaja atau kulit sensitif karena emang ekstra calming banget bahan-bahannya.

Packaging dan Tekstur:
Masih dengan packaging yang sama yaitu botol kaca berpipet, calendula soothing gel ini memiliki tekstur seperti watery gel berwarna kuning kehijauan agak keruh.



Cara Pemakaian:
Aku pakai calendula ini cukup seukuran 1 biji kacang merah (klo dibotol fullsize 1 pump aja), lalu aku ratakan ke seluruh wajah. Aku pakai dia di slot essence serum atau first serum.

Pendapatku:
Yang aku suka dari produk ini ada mudah sekali meresap dan mudah diratakan. Aromanya ringan khas natural, dengan hasil kelembaban yang ringan pula di muka. Pantas jika produk ini diklaim dapat digunakan anak usia remaja sekalipun, karena bisa dipakai sebagai light moisturizer.
Efek calmingnya dapet banget, tapi bukan yang langsung strong berasa. Semua produk skin dewi aku rasa efeknya pelan-pelan tapi pasti sih, jd bukan efek instan gitu.
Namun buat beberapa temen sahabat skindewi, produk ini berhasil menenangkan kulit mereka yang kemerahan dan bahkan sensitif.

3. Temulawak Balancing Emulsion 5 ml

Siapa yang gak tau tanaman temulawak? Yang aku ingat ketika menyebut kata temulawak adalah biar nafsu makan meningkat, dan kalo orang sakit kuning biar cepet sembut dikasi temulawak, atau sebagai obat antibiotik. I dont know it's true or just mith, tapi yang aku tau pasti sekarang adalah Temulawak yang diformulasikan menjadi skincare oleh Skin Dewi ini ternyata works on me.

Harga: Rp 192.000,-



Kandungan:
Turmeric, Temulawak, Green Tea, 

Fungsi:
- Menyeimbangkan kandungan minyak di wajah
- Mencegah dan meredakan peradangan
- Membersihkan pori-pori
- Antibakterial

Packaging dan Tekstur:
Dikemas dalam botol kecil dari kaca, dengan tutup berpipet, terasa praktis untuk dibawa kemana-mana. Teksturnya krim kuning keruh yang agak ringan, dan tidak kental. Mudah diratakan dan mudah menyerah. Aromanya pun aku suka, karena aroma rempah yang relaxing banget.

Cara Pemakaian:
Pemakaian cukup 1-2 biji kedelai, dapat dipakai di AM dan PM.
Bahkan aku pribadi kadang pakainya pagi, siang, dan malam distep moisturizer.

Pendapatku:
Yes, Temulawak Balancing Emulsion ini adalah pelembab yang dapat mengontrol sebum di wajah. Sehingga sangat cocok untuk kulit yang berminyak, namun tidak cocok untuk kamu yang punya masalah dehidrasi. Ketika siang hari, mukaku jadi less sebum, dan sering kali ngedapetin komedo besar keluar sendiri pas cuci muka. Menurutku ini berkar di temulawak ini, karena ada fungsi membersihkan pori-pori. Makanya jangan kaget jika terjadi purging diawal pemakaian, karena jerawatnya emang udah ada di kulitmu kamu, tapi temulawaknya bantu keluarkan aja.
Tapi TIDAK JARANG juga jerawat mendemku tiba-tiba ilang dengan sendirinya tanpa keluar ke permukaan. Ini bagian yang aku suka banget sih. Aku merasa kulit jauh lebih sehat saat pakai produk ini.


4. Helichrysum Brightening Vit C Treatment (Kita sebut Si Heli yaa kedepannya)






Minggu, 07 Juli 2019

Skin Care Natural Organik Untuk Pejuang Jerawat | Review Skin Dewi (Part 1)

Halo rek,
Hari ini aku mau sharing tentang my skin care routine. Hmm yaaa, mungkin udah banyak beauty vlogger/ blogger yang bercerita tentang skin care routine. Tetapi ada hal yang membedakan skin care-ku dengan yang lain adalah aku sebagai acne fighter dan skin care-ku high quality organic based products.
Nah lo, pasti langsung penasaran kan, hehe

My Acne Story

Ok tapi sebelum ngomongin skin care-ku, aku mau cerita kondisi kulit wajahku dulu yaaa.
Kondisi kulit wajahku mulai berjerawat sejak 2010. Aku mencoba mendiagnosa, dan saat itu terpikir bahwa kemungkinan karena kurang bersih saat menghapus make up (karena pada saat itu aku sedang festival tari di luar negeri yang mana make up- super tebel pake krayolan haha). Sejak saat itu, aku berpikir harus mulai skin care-an (karena sebelumnya gak pernah sama sekali), dan akhirnya pilihanku jatuh ke krim dokter. Beberapa kali lepas krim dokter, tapi balik lagi dengan brand yang berbeda. Begitu seterusnya sampai Agustus 2018 (iwow banget 8 thn yekan?!)

Nah, kalo ditanya kenapa akhirnya aku memutuskan untuk berhenti dari krim dokter. Karena sejujurnya aku ditakuti-takuti sama temen-temen aku kalo krim dokter di A itu bahaya loh, yaaa semacam itulah. Sehingga aku pengen ganti skin care drugstore aja. Dan saat itu, aku berhenti krim dokternya langsung gak pake pelan-pelan. 1 bulan aman (September 2018), eh bulan Oktobernya breakout dong. Parah sumpah! Disitu aku merasa sedih, desperate, bingung, karena gak pernah mengalami breakout sebelumnya. Ok, intinya, aku harus cari cara buat sembuh, dan yang aku tau saat itu yaa cari skin care yang ampuh buat nyembuhin.
Dan mumpung lg nyari pengganti yekan, skalian aja aku mau ganti yang natural organik (dan yang aman buat bumil busui) skalian prepare buat investasi masa depan (yaaa kesehatan yang investasi juga, tul gak?!)

Nah, jaman sekarang, cari referensi pasti larinya ke internet kan. Dan aku dapat input dari channelnya Mb Affi Assegaf (skincare 101) yang sedang bicara soal "Bebas Jerawat Tanpa Obat". Langsung aku liat videonya tanpa skip, dan disitu saya tau yang namanya Dewi Kauw dan Skin Dewi.

Sejak nonton cerita Dewi Kauw (founder merek skin care natural organik bernama Skin Dewi), aku udah tektok aja sama beliau. Dan setelah kepo-kepo produk dan perusahaannya, aku makin sreg aja.
Ok, akhirnya aku memutuskan juga "I will try these products" bismillah.

Order pertama kali lewat shopee, Paket mini size "Clear Up Skin Kit" (kalo ga salah namanya itu). Isinya ada 3 produk: Temulawak Balancing Emulsion 5 ml, Calendula Shoothing Gel 5 ml, dan Hazelnut Cleansing Milk 5ml juga. Pas dateng barangnya, 5 ml di botol pipet itu suiithik nemen lo rek (alias: Sedikit sekali loh). Tapi hal itu gak menurunkan "trust"-ku terhadap Skin Dewi sih. Ok, Awal Desember aku mulai pakai, dan 1 minggu setelah pemakaian, aku merasa ada improvement. Belum signifikan improvementnya seperti apa, yang jelas aku ngerasa kulit wajahku lebih calm, sehat, dan halus.  Itu aja sih, jerawat masih ada, tapi lebih calm aja rasanya. Ok, aku rasa itu pertanda baik, makin trust lagi aku sama produknya, aku lanjutin pemakaiannya, dan aku mulai order Temulawak Balancing Emulsion yang versi full sizenya, 30ml.

Oiya, buat yang belum tau manfaat dan kandungan masing-masing produknya apa, nanti aku jelasin di akhir yaaa. Ini fokus ke cerita perjuangan aku melawan jerawat dulu.
Oke, setelah 2 minggu pemakaian, merasa lebih baik lagi, tapi sayangnya aku ada even kantor yang mengharuskan pake make up tebel, dan tidak dihapus dalam waktu 12 jam. Nah ini, saat breakout, sebisa mungkin aku menghindari pemakaian make up tebel. Tapi karena ini tugas kantor, la yok opo maneh, yekan?! Yaudahlah yaaa.. dilakoni aja, meski besoknya jg breakout lagi  (T_T)

Jadi, Akhir Desember 2018 aku masih breakout, dan masuk tahun baru, aku berpikir kalo jerawat ini sedang aku sembuhkan, tapi bekasnya ini belum ada penangkalnya. Biasanya kan kalo krim dokter buat acne skin, kita akan dikasih krim pagi berupa obat jerawat, krim malam yang pencerahnya kan?! Nah aku butuh yang kayak gitu nih dari Skin Dewi, sehingga aku browsing lagi tuh produk Skin Dewi yang buat pencerah, dan nemulah Helichrysum Brightening Vit C Treatment (Kita sebut Si Heli yaa kedepannya). Dan akhirnya aku beli yang mini size 5 ml-nya.

Minggu kedua Januari aku mulai pake Si Heli, dan aku rutin pake sheet mask 2 hari sekali (saat itu cuma pake Innisfree varian tomat), yang mana hari 1 aku pake sheetmasknya, hari ke 2 aku pake sisa serum yang ada diwadah sheetmasknya. Gitu terus sama akhri Januari, perubahan kondisi wajahku mulai terlihat. Ini dia fotonya:



FOTO HISTORICAL

Kiri: 27 Desember 2018 | Kanan: 24 Januari 2019

Produk yang aku pakai

1. Hazelnut Cleansing Milk 5ml

Banyak ahli kecantikan bilang, kalo cleanser adalah basic skin care untuk mengatasi kulit jerawat. Makanya, pemilihan facial wash yang benar untuk jenis dan kondisi kulitmu adalah kunci dari segala kunci kesembuhan kulit berjerawat.
Terbuat dari kombinasi bahan dasar minyak, seperti jojoba, hazelnut dan castor, yang mana kombinasi dari ketiga dewa ini adalah pembunuh bakteri yang baik, pereda kemerahan, pemberantas jerawat, detox pori-pori, dan memperbaiki kerusakan kulit. Kandungan witch hazelnya membantu mengecilkan tampilan pori-pori.

Produk ini merupakan 2nd cleanser yang dapat membersihkan hingga pori-pori tanpa membuat kulit kering (ketarik). Soal kulit ketarik ini jujur banget, emang iya, no kaleng-kaleng. Aku suka aroma naturalnya, dan ini tidak mengandung sabun yaaa, jadi jangan harap punya busa melimpah ya. Produk ini tidak berbusa sama sekali. Teksturnya seperti susu kental gitu. Aku pakai setiap AM dan PM, kadang malah 3x sehari, dan gak berasa kering, malahan finishnya kenyel enak gt kulitnya. Gak keset kayak piring yang dicuci sama sunlight juga, jd emang beneran alus nan lembut pisan finishnya. Setiap pemakaian aku pakai seukuran dua biji jagung, atau 1,5 - 2 pump (Jika kamu pakai yang full size dg pump)

2. Calendula Shoothing Gel 5 ml

Bahan utamanya adalah Calendula, Oats, dan Chamomile, yang mana sangat baik untuk calming dan shoothing. Teksturnya kayak essence yang kentel gt, warnanya putih agak bening kekuningan, dan dikemas dalam botol kaca dengan pipet.
Produk ini cukup multifungsi sih aku bilang, bisa dipakai untuk 2nd essence, serum, bahkan pelembab wajah. Pada dasarnya produk ini memang diformulasikan untuk orang dengan kulit sensitif dan berjerawat. Tujuan utamanya adalah meredakan kemerahannya. Aku pribadi sudah pakai produk ini di step essence. Jd berasa calming aja gt. Aku pakai setiap AM dan PM, dan setiap pemakaian aku pakai sebiji jagung.

3. Temulawak Balancing Emulsion 5 ml

Bahan unggulannya adalah kunyit dan temulawak. Kedua bahan ini yang menjadi kunci utama anti inflamasi, meredakan kemerahan. Ada juga ekstrak green tea yang akan menyeimbangkan produksi sebum pada wajah. Teksturnya kayak krim tapi lebih light, warnanya putih kekuningan, dan dikemas dalam botol kaca dengan pipet.
Produk ini merupakan pelembab wajah yang sangat ringan, untuk kulit kombinasi dan berminyak. Pelembab ini bekerja sangat baik untuk membuat mukaku tidak greasy, dan membersihkan pori-pori dari dalam. Jangan kaget jika kalian menemukan komedo yang tiba-tiba keluar saat cuci muka, itu berkat produk ini. Buat sebagian acne fighter, ini bisa dipakai sebagai obat totol jerawat. Tapi buat aku, lebih suka dipakai ke seluruh wajah sebagai pelembab, karena aku cocok banget sama produk ini. Aku pakai setiap AM dan PM, dan setiap pemakaian aku pakai sebiji jagung.
Oiyaa, tapi jika kulit kamu dehidrasi, jangan pakai produk ini yaaa, kalo gak gt kulitmu bakalan semakin dehidrasi. Jadi harus pastikan dulu kondisi kulitmu tidak dehidrasi ketika mau mencoba produk ini.

4. Helichrysum Brightening Vit C Treatment (Kita sebut Si Heli yaa kedepannya)

Produk best selling dari Skin Dewi. Produk ini berupa serum dengan segala fungsi.
Diformulasi dengan bahan-bahan natural yang dapat mencerahkan kulit, hyperpigmentation, dan anti aging. Vitamin C aktifnya sangat ampuh untuk meratakan warna kulit, hingga acne scar. Vitamin C-nya kalem hingga cocok untuk semua jenis kulit, bahkan kulit sensitif sekalipun. Rosehip oil dan kakadu plum extract-nya baik untuk anti aging karena kemampuan regenerasi sel kulit.
Cara kerja serum ini adalah mencerahkan, meregerasi, dan menjaga produksi kolagen kulit, makanya bisa buat anti aging juga.
Aku pun suka pakai produk ini, kalo malamnya pakai, paginya pasti supple, kenyel banget kulitnya. Acne scarku lama pudar juga, bahkan bopeng yang ringan yaaa meski dalam jangka waktu yang lama. Temenku yang pakai ini langsung hilang juga bruntusannya.
Kalo pake skin care itu intinya sabar, lek ga sabar nggaweo pesugihan, (bye)


Kalau mau pake produk ini, jangan liat harganya yaaa. Pasti nyekek aja, karena harga mevvah bingits. Tapi kalian perlu cek sebagai mana bagusnya formulasinya, seramah apa ownernya, se well-educated apa admin-adminnya, intinya ONOK REGO, ONOK RUPO!

(((Detail review per-produk akan kutulis di laman terpisah yaaa (part 2)))
bersambung ke Part 2...

Jumat, 31 Mei 2019

Tutorial Fashion: 5 Cara Memakai Kain Batik jadi Dress

Kamis, 30 Mei 2019

Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan (Terbaru) - Tips dan Trik Lolos Seleksi

Hai guys,
uda lama banget gak ngeblog yaaa.

jadi, setelah lama kerja di ritel fashion, akhirnya aku memutuskan untuk beralih bidang ke lembaga pemerintahan, yakni BPJS Ketenagakerjaan.

Ya, banyak sekali temen-temen yang nanyain, "ya ampun Ema, eman banget kamu pindah", "Serius kamu pindah ke pemerintahan" atau apalah yang menunjukan kekagetan mereka dengan keputusanku.

Jadi awal mula memutuskan untuk terlibat ke lembaga pemerintahan adalah kalimat dari Anies Baswedan (saat jd tim suksesnya Jokowi di 2014) yang mengatakan bahwa "Orang baik harus masuk ke politik, orang baik harus masuk ke pemerintahan". Ok, kalo potongan kalimat itu terlalu jauh, dan kalian masih bingung, gini gini aku jelasin lagi. Dari dulu aku emang punya misi hidup untuk menjadi manfaat bagi orang lain. Dan kebetulan fashion adalah passionku, maka aku berusaha menjadi manfaat di bidang itu. Tapi makin kesini, aku merasa bahwa manfaat yang aku kasi ke orang yaaaaa sebatas "Ok, mereka uda jd cantik karena baju yang aku pilihin" just it! sedangkan aku pribadi tipe orang yang jauh lebih dalam ketika memaknai sesuatu sehingga aku merasa "kosong" aja lama-lama meski aku kerja di tempat yang menjadi passion aku banget banget gt.

Nah, setelah berkontemplasi, merenung, bla bla bla... aku merasa harus keluar dari zona nyamanku dan mencoba lagi menjadi manfaat lebih dalam untuk orang-orang yang lebih membutuhkan. Dan aku rasa masuk ke dunia pemerintahan adalah pilihan yang tepat karena negara ini butuh orang-orang baik (aku merasa diriku baik sih, hahahaha) yang mau membantu menjalankan rodanya. Lalu tiba-tiba muncullah informasi bahwa BPJS Ketenagakerjaan lagi buka lowongan.

Kalian pengen tau gimana proses rekrutmen aku di BPJS Ketenagakerjaan, klik dan subcribe channel youtube aku yaa. karena semua tentang rekrutmennya uda aku share disana: