Kamis, 10 November 2016

11.11 SALE | PRE HARBOLNAS 2016 | BY HENMATE CLUTCH


------------------------------------------------------

NIKMATI POTONGAN DISKON 40% DENGAN MENGGUNAKAN KODE VOUCHER ALL40
HANYA DI

Rabu, 29 Juni 2016

Pekerjaan Pertamamu menentukan Pekerjaanmu Selanjutnya - Kemayu, 2016

duuhhh uda lama banget yaa saya ga nulis blog lagi.
Maaf ya, kesibukan kerja dan kuliah ternyata cukup menyita waktu saya, dan sebenarnya banyak sekali hal-hal menyenangkan yang patut diceritakan di blog ini.

Oke. tulisan saya kali ini didekasikan untuk pekerjaan pertama saya sebagai leader di Pull and Bear Galaxy Mall, 2 tahun yang lalu.
Ya, sejak 2 tahun yang lalu saya sudah resign dari PB, karena melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kuliah saya malam hari, after work hour. Jelas, jadwal kuliah saya tidak cocok dengan jam kerja saya.
jadi, karena saya prioritas ke kuliah, dengan berat hati saya mengundurkan diri dan mendapatkan pekerjaan baru.

Bekerja di industri ritel fesyen merupakan hal yang menyenangkan jika memang kamu memiliki passion di bidang tersebut. Bekerja di ritel fesyen adalah cara yang tepat untuk mengembangkan wawasanmu di bidang fashion management. apalagi, di Indonesia sendiri susah sekali cari mata kuliah ini. Kalo di luar negeri jelas banyak. Tapi kalo di Indonesia, mending milih langsung kerja di ritelnya, dapet ilmunya dapet juga bayarannya. haha
Cuma di ritel, kamu yang SPG bisa sampe level Manager. Di Pull and Bear sendiri, ada SPG lulusan SMA belum berpengalaman, dan masih 7 bulan kerja, bisa diangkat jadi SPV (melalui training) karena emang kerjanya dia bener, rajin, mau belajar, ga gampang nyerah, taat SOP, yaaaaa akhirnya jenjang karirnya bisa cepet naik. Saya sendiri 4 bulan di SPV langsung bisa training ke Deputy Manager. Modalnya hanya rajin dan mau kerja keras. Karena di level operasional emang banyak pekerjaan fisiknya. (eits jangan samakan Pull and Bear (inditex group) dengan grup lain yaaa. Dari omset aja beda jauh, otomatis beban kerjanya juga bakalan beda jauh)
Kalo analisisnya sih ga begitu ribet, cuma analisis penjualan per fixtures tiap minggu untuk bikin floor plan (rencana display untuk barang datang selanjutnya).
next, kalo kamu uda bisa mengatur toko dengan baik, kamu bakal ditantang lebih di assistant operational manager dengan membawahi beberapa toko sekaligus. Kalo di MAP sendiri sih yang ada masih MAP Fashion One (Nautica, Kipling, Cotton on, New Look, dkk), Untuk MAP merek Inditex (untuk merek Zara, PB, Stradivarius dkk) masih belum ada asst. Operational Manager karena tokonya belum terlalu banyak seperti MAP Fashion One. Nah, dengan kamu membawahi beberapa toko sekaligus, wawasan kamu tentang management akan bertambah. Kamu akan menemukan bahwa satu merek di tempat yang berbeda akan memiliki omset yang berbeda, best selling products yang berbeda, dsb. Kamu akan lebih peka terhadap karakter pasar di masing-masing toko, lebih luas lagi kamu juga dapat menganalisis karakter pasar di mall tersebut, bahkan di lingkungan sekitaran mall tersebut. Seru banget!

Oiya, kembali ke pekerjaan pertama. buat kamu yang mau lulus sekolah, pikirkan baik-baik akhir dari karir kamu ingin menjadi apa. Jika kamu memang ingin menjadi Brand Manager, ya dari awal terjun langsung di ritel fesyen. Jika kamu ingin jadi Sales Manager di perusahaan farmasi, ya dari awal kamu harus terjun di industri farmasi. Mengapa harus begitu? Karena kebanyakan yang udah udah, termasuk saya, pekerjaan pertamamu adalah yang menentukan pekerjaan keduamu, dst. Ketika kamu sudah memiliki pengalaman kerja, yang dilihat rekruiter bukan lagi almamater sekolahmu tapi pengalaman kerja kamu. Cocok ga sama posisi kosong di perusahaan ini?
Pendapat saya ini juga diamini oleh salah satu dosen MSDM saya di kampus. So, pikirkan dulu END-nya mau jadi apa, lalu masuk ke industri itu dari sekarang. Konsisten.

Oke, yang tertulis diatas ini hanya percikan pengalaman saya di pekerjaan pertama saya. Tidak ada unsur menjelek-jelekan atau merendahkan satu sama lain, atau pun untuk mencari keuntungan apapun. Tujuan penulisan ini sebatas sharing experience aja kok.
Bye, semoga bermanfaat :)


(ini foto-foto hari terakhir saya di Pull and Bear)
Thank you team :)










Selasa, 12 April 2016

TAS FASHION DARI HENMATE.COM | BISNIS IDEALIS ALA KEMAYU

Dear guys,

Banyak banget cerita yang ga berujung yaa di blog ini. Mohon dimaafkan kalo bloggingnya ga konsisten. hehe

Setelah dari PULL and BEAR, saya fokus pada pendaftaran sekolah kejenjang lanjut dan bekerja disebuah distributor kertas, SINAR DUNIA dan TJIWI KIMIA di Surabaya. Kuliah S2 itu sebenernya sama aja kaya S1. Yang bikin beda adalah perjuangan manajemen waktu dan tenaga aja karena pagi - sore kerja, malemnya kuliah. Trus nugasnya kapan? yaaaa, disela2 jam itu contohnya malam hari sampe larut, atau weekend di cafe kekinian tapi buat nugas, bukan buat kongkow-kongkow. Superb deh! Meskipun susah bgt buat refreshing, tapi over all puas dengan kondisi sekarang, dan entah mengapa happy aja. hehe

Tapi beberapa bulan kebelakang ini, saya diajak oleh Kakak saya buat mbantuin bisnis tasnya.
Tas apaan sih? itu loh, fashion Clutch kaya produk I Need Tailored yang dulu pernah saya garap.
Beda kaya yang sebelumnya, clutch bag yang dibuat sekarang lebih elegan dan fashionable banget. Teknologi yang dipakai juga jauh beda kaya yang sebelumnya, sehingga jaminan kualitasnya yahud banget guys.

Kaya gini nih contohnya:





Lucukan bentuk-bentuknyaaaa!!!!
Bisnis ini sedang dikembangkan dengan self manufactured alias produksi sendiri guys. Jadi, kualitasnya terjamin banget karena terus kami pantau.

Kami memberi merek pada produk kami yaitu HENMATE. Dimana kami bisa menemui kami:

Text di henmateclutch@gmail.com
Webstore di www.henmate,com
Blog di http://henmateclutch.blogspot.co.id/
Instagram di www.instagram.com/byhenmate
Bukalapak di www.bukalapak.com/homemadebag
Tokopedia di https://www.tokopedia.com/hendmates
Youtube di https://www.youtube.com/channel/UC696Vs7rT8_z7-RaTT-K2mA
http://www.slideshare.net/EmaErvita/henmate-clutch-bisnis-murah-ala-arek-malang
http://ineedtailored.blogspot.co.id/2016/04/jual-tas-wanita-murah-ala-henmate-clutch.html
https://qlapa.com/henmateclutch

Rabu, 19 Maret 2014

Saya di PULL&BEAR

Ceritanya mau curhat. Mencurahan isi hati, sembari menyemangati diri.

Sejak kecil, saya memang sangat menyukai pakaian. Kalo beli baju ga mau ngasal. Kerap jg ngejaitin di tukang jait langganan dengan model yang saya pengen. Bahkan ketika saya menginjak kelas 5 atau 6 SD, saya membuat baju barbie saya sendiri, ala jait tangan, karena ibu saya enggan membelikan baju-baju barbie yang harganya memang dirasa cukup mahal (dan ga penting juga kali yaa, haha). Saya membuat segala baju yang saya belum punya untuk barbie saya. Apapun modelnya.
Namun sayangnya, kebiasaan tersebut terhenti karena berbagai kegiatan di jenjang SMP hingga SMA.

Hingga suatu saat, saya mendapatkan beasiswa untuk sekolah Strata 1 di Jakarta. Dari situ saya mulai berkreasi lagi dalam berpakaian. Dari kreasi alay yang enggak bangets, sampe kreasi yang menurut saya "yahh, lumayanlah, oke jg" sudah pernah dilakukan. Hingga ketika saya lulus sekolah pun, saya memutuskan untuk memulai karir saya di dunia pakaian.

Yup! Tuhan memang Maha Terbaik. Blessing sekali ketika saya diterima magang di Gogirl! dan kini bekerja di Pull and Bear. Salah satu majalah terbaik fashion wanita di Indonesia, dan fashion retail milik Inditex, Spain (bawaan MAP) yang cukup diperhitungkan di kancah fashion retail industry. Inditex ini memiliki 9 brand diantaranya ada Pull and Bear, Zara, Stradivarius, Berskha, Massimodutti, dll.

Dan disinilah awal cerita dimulai.
PULL & BEAR (baca: PB)




Saya kerja di PB sejal 10 Juni 2013. Alhamdulillah, saya jadi supervisor di salah satu toko yang saat itu akan dibangun di Surabaya. 1 Agustus saya melakukan opening store di GM Surabaya, dengan bekal 1 bulan 20 hari training di Jakarta (yang seharusnya dilakukan selama 3 bulan). Wow sih menurut saya. Karena saya merasa sangat dikejar2 dan dituntut harus bisa. Baiklah, tapi ini masih biasa saja. 1 bulan di surabaya, 2 bulan di surabaya, 3 bulan, Support Manager dari Jakarta harus kembali ke tokonya di Jakarta, dan kita pun harus bisa mandiri menjalankan operasional toko. Baik, saya jalan kan dengan optimal.
Hingga suatu saat saya merasa stuck dan bosan dengan pekerjaan saya. Saya tidak lagi semangat. Alamat. Salah satu tanda kurang bersyukur. Namun, itu yang saya rasa kan. Ketika rutinitas pekerjaan saya adalah itu dan itu, hingga merasa tidak ada lagi yang bisa saya pelajari disini. I need a challenge. And God give me a doorprize.

Masa probation level Supervisor yang seharusnya dijalani selama 6 bulan pun, saya tempuh dengan hanya 4 bulan saja. Berikut juga saya diberi mandat untuk langsung training ke level Deputy Manager tepat pada hari dimana masa probation saya dicabut.
Puji Tuhan sekali, saya berkhianat jika mendustakan nikmat Tuhan yang telah diberikan. Padahal Tuhan selalu baik terhadap saya.

1 bulan 2 bulan 3 bulan, hingga 9 bulan sudah saya bekerja di PB, dengan tepat 5 bulan saya menjalani posisi Deputy Manager in Training. Jika saya tadi mengatakan butuh tantangan. Ini adalah posisi yang tepat untuk cari tantangan. Tantangan itu muncul tiap detik saya menjalani posisi Deputy Manager. Memang, tidak ada pencapaian yang diraih tanpa adanya upaya dan pengorbaan. Saya menyadari bahwa hari demi hari tantangan yang datang semakin berat. Beraaaat sekali. Saya pun sampai merasa malas sekali untuk pergi ke tempat kerja, dimana seharusnya menjadi tempat yang saya sukai karena dipenuhi dengan pakaian2 yang selalu up to date. Tapi saat ini, perasaan itu memang sedang mendera. Dan tidak saya pungkuri, saya sempat berpikir untuk melepas tanggungjawab saya tengah tahun nanti.

Namun berpikir demikian adalah bukan solusi yang baik, malah justru saya lari dari tantangan. Padahal dulunya saya mencari tantangan. Lagi-lagi saya akan mengkhianati nikmat Tuhan, karena Tuhan telah menganugrahkan sebuah tantangan terhadap saya. So, saya harus menjalani ini, hingga pada titik optimal saya benar-benar bisa mengambil pelajaran. Saya akan berjuang. Ini hanya proses pendewasaan yang harus saya jalani. Sakit dan senang itu sama saja, jika pandai memetik hikmahnya, disitulah saya akan belajar dan menjadi lebih dewasa. Level Deputy Manager ini memang dibutuhkan karakter yang lebih dewasa, tegas, berani dibenci. 1 bulan kedepan saya akan melihat, apakah saya sudah pantas untuk diangkat di posisi ini atau tidak, itu semua akan dinilai berdasarkan performa saya selama masa 6 bulan training. Namun pada dasarnya, yang terpenting adalah bukan posisi Deputy Manager itu sendiri, ini lebih kepada apakah seluruh proses ketika akan dan saat menjalani posisi Deputy Manager membuat saya lebih berilmu atau tidak. Itu kuncinya. Karena ingat misi awal saya bekerja di PB, "saya ingin belajar". Dan it's a good place to learn. Bisa dapet ilmu, dibayar lagi! Nikmat Tuhan mana yang kamu dustai lagi, humh?!

Selasa, 18 Juni 2013

I NEED TAILORED ft. STEFFI SANTA GIVEAWAY EVENT

For more information, click here

Selasa, 21 Mei 2013

Flowery Handbag by I NEED TAILORED

PREMIUM LINE by I NEED TAILORED
So Classy and elegant :)

Rabu, 20 Maret 2013

PROMO PROMO PROMO | www.ineedtailored.blogspot.com

ADA YANG BARUUU :))

ALL PACKAGE | PROMO

Ada clutch bag dan dompet buat gadget kamu :) WOW!

promo ini hanya ada di www.ineedtailored.blogspot.com