Rabu, 22 September 2021

Bare and Glow Claymask dari KeybySA ft Aloysiusferdi

 


Maskeran, kayaknya ini salah satu aktivitas me time yang paling ditunggu saat akhir pekan yaa. Siapa sih cewek yang gak suka maskeran? Cowok aja sekarang uda banyak yg ketagihan buat Maskeran. Kali ini aku akan kenalin ke kalian masker yang mudah diratakan dikulit, ada cooling sensationnya, dan bonus bruntus-jerawat hempas, kulitpun cerah nan kinclong.

Ini dia, BARE AND GLOW CLAY MASK dari Key by SA. Merek lokal ini bekerja sama dg Skincare Enthusiast ternama, Aloysius Ferdi, meluncurkan satu produk clay mask yang dapat digunakan untuk weekly treatment kalian.

Bare And Glow Clay Mask merupakan clay mask yang dapat membantu membersihkan pori-pori kulit, mengangkat sisa-sisa kotoran yang menempel pada wajah sehingga wajah terlihat lebih cerah. Dapat juga menenangkan dan merawat kulit yang berjerawat serta menjaga kelembaban dan menghidrasi kulit wajah.

Key Ingredients:

● Niacinamide: berfungsi mencerahkan dan meratakan warna kulit, meningkatkan skin barrier, mengurangi bekas jerawat, dan menyeimbangkan sebum wajah.

● Centela Asiatica: berfungsi untuk melembabkan kulit, mengurangi peradangan, mempercepat penyembuhan luka, meredakan jerawat, merawat skin barrier.

● Bentonite: jenis tanah liat yg dapat mengatasi kulit berminyak dan berjerawat, mengontrol sebum, dan antiradang.

● Kaolin: merupakan mineral tanah liat yang memiliki khasiat bagi kulit seperti mengontrol minyak, membersihkan pori, dan mencerahkan wajah.

● Honey Extract: menghidrasi kulit, melembutkan kulit, antibakterial.

Clay mask ini mengklaim dapat mengatasi masalah kulit kusam, berjerawat, warna kulit tidak merata, mengontrol minyak berlebih, dan membersihkan pori-pori. Cocok digunakan semua jenis kulit dan digunakan setiap saat.


PENGALAMAN

Berdasarkan pengalamanku hampir 1 bulan pemakaian, aku sangat nyaman pakai clay mask ini. Tekturnya lumer dan mudah dibaur. Aromanya seperti wangi bunga2an (kayaknya melati), awalnya agak kenceng namun lama-lama tone down. Wanginya relaxing sih, bikin nagih kalo buatku.

Daripada pakai tipis-tipis, aku pribadi lebih suka pakai tebal-tebal karena clay mask ini cukup cepat mengering. Jika dipakai tebal-tebal, aku bisa mendiamkannya hingga 10 menit lalu dibilas, dan kulit menjadi sangat halus dan lembab. Dibilasnya relatif mudah dan tidak meninggalkan residu.

Fyi, masker ini ada sensasi kencang saat mengering dan rasa gremet-gremet jika ada jerawat nodul yg matang. Aku sih suka banget kalau ada sensasi kayak gini, jd kayak berasa "bereaksi" aja gitu lo... wkwkwk

Secara keseluruhan, clay mask ini nyaman digunakan, simple ga perlu aduk-aduk dulu, diolesnya mudah, lumer, wanginya enak, adem, murah dan isinya banyak. Harga 100rbn, isinya 100ml lo, wow kan?!

Buat video tekstur dan progres aku jerawatku ketika memakai clay mask ini dapat dilihat di Highlight Instagramku @ema.ervita yaaa...




Selasa, 20 Juli 2021

Obat Totol Jerawat dari Dr.Hsieh Taiwan

 


KECIL-KECIL CABE RAWIT 🌢🌢

30% Mandelic Acid Anti Acne Gel

~

Acne gel dari @dr.hsieh.id ini literally kecil-kecil cabe rawit sih. Selain emg sensasi mentolnya yg semriwing, keampuhannya healing jerawat patut diacungi jempol. SUNGGUHAN !


Awalnya aku agak takut pas nyoba, krn aku blm pernah pakai mandelic acid sampe 30%. Eh ternyata emg beneran mild tp potent yaa. Mandelic Acid merupakan kandungan alternatif buat kalian yg sensitif terhadap glycolic acid. Mandelic Acid emg dikenal sbg eksfoliator (jenis AHA) yg mild. Pantes aja, pemakaian acne gel ini di AM & PM gak bikin kulit berjerawatku kering bersisik, tp yaa adalah sedikit ngelupasnya tipisss bgt, tp gak sampe yg bersisik gt.

Buat yg berkulit sensitif, tandem moisturizer aga banyak dulu ajaaa supaya lebih mild efeknya.


Kalian bisa lihat sendiri di before afternya, baru 3 hari aja jerawat noduleku udah keluar matanya, dan mengering. Dan hari ini uda datar, tinggal sisa lukanya aja krn kmrn aku kopek (hahaha, gatel bgt tangan inihhh🀧)


Oiya, utk aromanya sendiri seperti mentol, dan botol plastiknya empuk saat ditekan utk mengeluarkan gelnya. Acne gelnya sendiri memiliki tekstur thick gel yg agak lengket. Gunakan sedikitttt aja (beneran SEDIKIT aja) utk DITOTOL di jerawat kamu. 

Acne gel ini digunakan setelah moisturizer, dan dia berpotensi pilling krn ketika kering akan membentuk semacam lapisan transparan gt (kayak lapisannya biopl*centon).. tp gak ganggu sih, kan cuma ditotol doang. Yang penting healing acnenya cepet dan gak bikin makin beradang...

Bekas jerawatnya pun otomatis jd gak sehitam biasanya ya, krn ada proses penyembuhannya tanpa membuat semakin meradang, serta ada efek eksfoliasinya... belum lagi ada kandungan helichrysum yg bantu bikin cerahan...


NB: Krn gelnya kentel bgt, aku simpen diraknya dijungkir. Trik ini mempermudah gel keluar saat botol dipencet.

N'PURE CICA BEAT THE SUN

 ON THE GO SUNSCREEN , Check ✔

N'PURE CICA BEAT THE SUN SPF 50 PA ++++*

~

Ok disini aku mau kasi final review ttg sunscreen dari @npureofficial ini yaaa..


Seperti yang udah aku jelaskan di first impression aku (postingan sebelumnya yg ala2 cover majalah ituπŸ™„), sunscreen ini emang emolient dan oklusif finishnya.. sampe skg masih ngerasain begini. Mau dipakai dg moisturizer ataupun tanpa moisturizer, rasanya ttp sama (Tp moisturizerku banyakan emg humektan/ emolient doang sih klo siang)


Tapi, enaknya sunscreen ini tuh di tekstur muka jd alus dan makin sore makin bagus teksturnya di kulit bukan yg makin greasy ganggu gt, ENGGAK sama sekali. Aku set sama bedak tabur juga bagus hasilnya. Awet matte sampe sore malah. Kurasa sunscreen ini ada fungsi oil controlnya deh..


Apa yg aku suka dari produk ini?

+ Diratainnya cepet bgt, cuma butuh waktu 1 menit 50 detik buat rata. Cek HL aku judulnya: N'PURE

+ Packagingnya kecil, makanya kusebut sunscreen on the go, krn enak dibawa pergi2, dan desain packagingnya pun mumpuni, alias TOP banget.

+ Kulit kering kayaknya bakalan suka bgt deh, krn ini sunscreen tp moisturizing.

+ Ga pedih pas dioles deket mata (Tp pas cuci muka/ mata berair ttp ada pedihnya)

+ Kena air langsung luntur, jadi enak reapplynya.


Yang aku kurang suka?

- Berasa agak tebel aja sih pas awal cobain produk ini. Tp balik lg yaaa, kadang soal preferensi ini kan cuma soal kulino2an alias keterbiasaan aja.. toh skg aku pake sunscreen ini jadi suka banget, dan gak berasa berat. Yaaaa karena uda terbiasa.



Untuk detail tekstur dll bisa dicek di Instagramku yaaa

Https://www.instagram.com/ema.ervita

Review UV Defense Clinelle

Mencoba sunscreen Clinelle UV Defense ini kayak love and hate realtionship sih. Faktanya, di aku pernah ngalamin tingling pas pakai produk ini.
Padahal secara tekstur dia enak banget karena light lotion yang ringan, dengan finish yang dewy.
Tapi, ketika aku pakai moisturizer dari clay botanicals lalu templok sunscreen ini, kok jd panas yaa kulitnya.

Tapi pas aku ganti moisturizer ke firming cream punya Clinelle sendiri, jd gak tingling dan nyaman banget. Jd mgkn ada kontra ingredients atau apa yaa yg aku ga ngerti. Yang jelas buat kalian yang mau cobain, jangan kaget aja klo ada tingling, tapi itu belum tentu gak cocok sih, karena pas coba utak atik kombinasi skincarenya jadinya enak-enak aja pakai sunscreen ini.



Untuk detail review dan video, kalian bisa cek di instagramku yaa https://www.instagram.com/ema.ervita



Senin, 28 Juni 2021

SKINCARE LOKAL ORGANIK dari SKINOIA - Green Tea Acne Serum & Moisturizer

KULIT SENSITIF TAPI BERJERAWAT?

COBAIN SKINCARE NATURAL INI DEH πŸ’š


GREEN TEA Fresh & Calming Serum dan Acne Care Moisturizer @skinoia.id 

~

Buat yang belum tau Skinoia, dia adalah merek lokal yg berasal dari Surabaya, yang mengusung konsep natural dan organik. Produk berkualitas, harga yang relatif murah, dan aman digunakan oleh kulit sensitif yang juga memiliki masalah jerawat.

Awal diminta cobak kedua produk ini happy bgt krn uda lama aku ga rutin skincarean sama natural based skincare gt. Yes, Skinoia ini merek lokal yg pake natural ingredients ya.

Dan dlm acne series kali ini mereka pake GREEN TEA yg emg dikenal tinggi antioksidan. Dalam kedua produk ini juga ada kandungan niacinamidenya, serum 3% & moisturizer 4%.

SERUM.

Key ingredients:

• Green Tea Extract: Memberikan energi dan antioksidan pada kulit sehingga membuat wajah segar dan cerah, reduce oily skin 

• Niacinamide 3%: Brighten skin, reduce oily skin 

• Willowbark extract: Natural salicin to help reduce acne and oily skin, minimize pore size 

• D-panthenol: moisturize, repair, soothe 

• Centella asiatica: soothe skin 

• Beta Glucan: soothe and calm irritated skin

INGREDIENTS LIST GREEN TEA SERUM:

Aqua, Propanediol, Niacinamide, Glycerin, Panthenol, Centella Asiatica Extract, Allantoin, Argania Spinosa Kernel Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Sorbitan Caprylate, Carbomer, Sodium Hydroxide, Sodium Cocoyl Glutamate, Benzoic Acid, Epilobium Angustifolium Flower/Leaf/Stem Extract, Pentylene Glycol, Salix Alba Bark Extract, Butylene Glycol, Trisodium Ethylenediamine Disuccinate, Tamarindus Indica Seed Gum, 1,2-Hexadienol, Sodium Benzoate, Phenoxyethanol, Beta-Glucan, Potassium Sorbate, Sodium Metabisulfite.

MOISTURIZER

Key Ingredients:

• Niacinamide 4%: Reduce oily skin, improve skin barrier, skin lightening 

• Green Tea Extract: High in antioxidant, reduce oily skin 

• Truffle Extract: reduce redness and flaking 

• Hexamidine: antibacterial, inhibits the growth of acne-causing bacteria 

• Acetyl Dipeptide-3 Aminohexanoate: moisturize skin and enhance natural’s skin defense system

INGREDIENTS LIST:

Aqua, Butylene Glycol, Niacinamide (4%), Cetearyl Alcohol, Glyceryl Stearate, Glycerin, Propanediol,  Stearic Acid, Isononyl Isononanoate, Sorbitan Caprylate, Methyl Propanediol, Panthenol, Citrus Limon Fruit Extract, Carbomer, Benzoic Acid, 4-Terpineol, Sodium Hydroxide, Albatrellus Ovinus Extract, Trisodium Ethylenediamine Disuccinate, Hexamidine Diisethionate, Salicylic Acid (0,02%), Epilobium Angustifolium Flower/Leaf/Stem Extract, Centella Asiatica Extract, Chamomilla Recutita Flower Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Citric Acid, Salix Alba Bark Extract, Cucumis Sativus Fruit Extract, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, 1,2-Hexanediol, Acetyl Dipeptide-3 Aminohexanoate.


● KEMASAN

Serumnya dlm botol kaca frosted dg pipet yg mudah dikendalikan. Botol pump moisturizernya juga bekerja dg baik, hanya saja agak sudah dikendalikan utk takaran yg kita inginkan, tp no problemo krn aku suka stikernya yg gak nutup seluruh botol shg aku bisa tau isinya sisa seberapa 🀭

● TEKSTUR & AROMA

Tekstur serumnya watery agak kental, mudah meresap & gak tacky asal kalian cari takaran pakai yg pas. Klo aku enak pakai di 3 tetes aja.

Utk moisturizernya, gel cream yg kental tp enak jg finishnya. Ada humektannya dikit & lebih oklusif.

Paling suka moisturizer ini dipakai malam hari. Tapi aku sering jg pakai dia siang hari sih krn finishnya dewy tanpa shiny2 club. Takaran yg enak buatku 1 pump buat AM, 2 pump buat PM. Buat Aroma, yah taukan sllu enak klo yg buat @skinoia.id

Klik disini untuk melihat video teksturnya: DISINI

● PENGALAMAN

Klaim calming & soothing-nya berasa kok. Pas pakai dia, aku ada beberapa jerawat putule dan nodule. Buat pustule, produk ini mempercepat penyembuhannya, tp buat nodule, bikin makin mateng dulu, baru deh lama2 reda juga merahnya, cuma emg butuh waktu agak lama buat bener2 healing, & jelas butuh bantuan spot treatment.


Untuk oil controlnya, gak bisa dirasakan langsung ya, produk ini butuh beberapa hari buat adaptasi di kulitku dan baru keliatan performa oil controlnya setelah 7-10 hari. Untuk efek mencerahkannya, belum berasa ya diaku buat pemakaian 2 minggu aja, butuh waktu lg.


Oiya, produk ini memang dibuat gak terlalu "kenceng" gt karena dibikin agar kulit sensitif yg berjerawat juga bisa pakek. Produk2 ini aman di pakai Pregnancy & Lactating Woman, Fungal Acne fighter, dan anak usia 12 th keatas.


Buat info lebih soal produk ini, cek HL aku SKINOIA atau lgsg kepoin IGnya aja @skinoia.id


Buat review produk lain, kalian bisa lihat di instagram aku ya https://www.instagram.com/ema.ervita

Atau subscribe YT Channel aku di https://www.youtube.com/emaervita

Sabtu, 26 September 2020

GIVEAWAY DARI LOREAL PARIS #ROUGESIGNATURE

 Hai Rek,

aku lagi ada giveaway bareng Loreal Paris nih. Kalian bisa cek langsung di instagramku yaaa...

Hadiahnya senilai 250.000 dari Loreal Paris @getthelookid loh. Buat kalian yang pengen ikutan, cuss klik link dibawah ini dan penuhi syarat dan ketentuannya... LINK GIVEAWAY : https://www.instagram.com/p/CFlUZFhpF7f/ Ditunggu submission nya sampai 5 Oktober 2020 yaaa.. *Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat 😊 #Giveaway #LorealRougeSignature #LorealWildNudes

Oiya, buat yang belum tau swatch terbaru dari liquid lipstick Loreal Paris Rouge Signature Wild Nudes, bisa kepoin videonya di YOUTUBE aku yaaa (klik disini).. REAL, NO RINGLIGHT!






Kamis, 06 Agustus 2020

Energizing Coffee Clay Mask - Review Skin Dewi Natural Organic

This is the real clay mask yang nyatanya gak hanya membuat kulitmu senantiasa halus setelah pakai, tapi juga disulap jadi kenyal, lembab, nan licin. Aku bilang kayak ada oil yang tertinggal di kulitku setelah aku basuh clay mask ini pakai air.

Kalo biasanya setelah pakai clay mask, kulit halus kayak bedakan, kering, dan ketarik, kalo pake Coffee Clay Mask dari Skin Dewi ini justru lembab terhidrasi aja gt. Jadi meski kamu gak langsung pakein skincare gak akan ngerasa kering dan ketarik. Wow kan 😍. As always, sensasinya selalu luar biasa kalo formulasi skincare dari @dewikauw. Klaimnya selalu relatif benar adanya & gak overrated.

Cek aja ingredients yang dipakai selalu maknyus dan dikombinasikan dg tangan terampil ala Ci Dewi ini, makanya hasilnya bisa wow. Ibarat masakan, bahan bisa sama, tapi klo beda chef yaa bisa beda rasa kan?! πŸ˜—πŸ˜—

INGREDIENTS:

Montmorillonite, Zeolite, Coffea Arabica Seed Powder, Avena Sativa Kernel Flour, Bentonite, Coco Caprylate Caprate, Adansonia Digitata Seed Oil, Silica, Quartz, Citrus Aurantium Flower Oil, Citrus Aurantium Dulcis Oil, Citrus Limon Peel Oil, Citrus Reticulata Peel Oil, Lavandula Angustifolia Oil, Rosa Damascena Flower Oil.

Bentonite Clay bermanfaat untuk unclog pores, detoksifikasi, natural exfoliates, menghaluskan dan mencerahkan kulit. Zeolite bermanfaat untuk membersihkan blackheads dg cara unclogging pores, membersihkan dan mencegah jerawat, dan antioksidan yang bagus. Oats bermanfaat untuk menenangkan peradangan dan pencegahan, menjaga kulit dari UV dan radikal lain, hingga membantu kulit dalam memperbaiki kerusakan kulit, dan membantu healing juga. Kopi sendiri bermanfaar untuk meningkatkan sirkulasi dan membantu mengurangi puffiness, hingga tinggi antioksidan. 

Aromanya khas kopi bikin aku rileks. Pemakaian cukup 1 sendok teh (peres), campur dg sedikit air atau toner rose dew skindewi (kalo punya) utk hasil yg lebih maknyus lagi. Krn aku ga punya, pake air pun hasilnya udah maknyus di aku. Setelah rata di wajah, diamkan sekitar 10 mnt, sampai setengah kering. JANGAN kayak aku di foto ini yaaa, karena itu aku pas ketiduran sampe 20 mnt kali yaa, jd terlalu kering. Dampaknya apa? Untungnya kalo di aku aman-aman aja. Tapi mungkin buat si kulit kering & sensitif akan kurang maksimal hasilnya, dan dia bisa memicu kemerahan, karena kalo clay-nya terlalu kering kan jadi ketarik gt kulitnya makanya merah (Mudeng ga sik?!) πŸ˜…

Nah, buat aku pribadi, clay mask ini bisa multifungsi. Pas setengah kering, aku akan bilas dg air, lalu selalu agak kupijat halus kayak scrubing... Jadi clay mask ini bisa jadi 2in1 gt loh di aku. Eits inget, ini di aku yaaa. Buat kulit sensitif coba cek dlu dan hati2, krn butiran kopinya relatif besar2..

Tapi kalian ga perlu khawatir, karena clay mask ini dirancang ramah utk kulit kering dan sensitif, asal kalian pakai sesuai T&C yaitu 10 mnt/ setengah kering aja, udah bisa maksimal kok hasilnya di kalian.. Dan percaya deh, sensasi setelah pake ini itu selain halus dan kenyal banget, kulitmu bakal kayak udah pakai pelembab dan face oil gitu... Eits, tapi setelah maskeran tetap harus skincarean yaaa, terutama wajib pakai pelembab kapanpun dimanapun.

Buat aku pribadi, kekurangan dari clay mask ini adalah bentuknya yang powder bikin aku ribet aja gitu pas mau maskeran. Aku harus cari wadah dan nyuci wadahnya setelah pakai. Kurang praktis aja untuk harga segitu hahahaha

Tapi soal repurchase gausah ditanya lagi, jelas aku bakal repurchase coffee clay mask ini, meski harus cari partner potekan karena harganya yg agak wow πŸ€ͺ Untuk netto 200gram, harganya sekitaran 780rb. Tapi percayalah kalo hasil dan experiencenya setara dg harganya.









Jumat, 31 Juli 2020

LIP GLAZE - LIP GLOSS BLP BEAUTY (Shade Spiced Masala)

Hai Rek!
Kali ini aku mau bahas tentang lipstik lagi nih. Aku lagi suka-sukanya sama lip gloss. Beberapa lip gloss udah kubeli pas banjir diskon di Bulan Ramadhan kemarin. Dan jangan heran kalo aku akan banjiri timeline kalian dengan review lip gloss, hahaha

Oke langsung aja reviewnya tanpa capcipcuss yaa..
Aku beli BLP Lip Glaze ini sengaja cari warna yg agak beda sama warna lip gloss favoritku. Ini shade Spiced Masala, ekspektasiku warnanya peachy brown yg agak cerah, tapi pas dateng ternyata cenderung ke warna coklat. Meskipun begitu, coklatnya mirip 1 tone dibawah warna bibirku kok, jd masih bagus-bagus aja, dan terkesan natural, meski di aku jatohnya agak keluar galaknya, tapi kalo difoto keliatan bagus-bagus aja karena pasti 1 tone lebih terang klo foto pake hape.

Taken by @ema.ervita

Untuk teksturnya, lip gloss ini cenderung tipe yang oily, bukan gel. Maksudnya, ketika kamu swatch di bibir, yang pertama kali akan kamu rasakan adalah tekstur minyak yang kental. Sehingga, gak heran kalo lip gloss ini rasanya ringan pake banget banget banget.
Berasa pake lipstik gak? Ooo jelas iya, kayaknya hampir semua lip gloss berasa pake lipstik deh, coba kasi tau aku klo ada lipgloss yang gak berasa pake lipstik, mungkin bisa aku coba, hehehe

Taken by @ema.ervita

Nah soal pigmentasi, lip gloss ini kayak lip cream dg punya finish glossy. Jd warnanya pigmented banget, mampu ngetutup warna bibirku dalam sekali pulasan. Aplikatornya pun nyerap banyak, jadi gak perlu celupan kedua untuk menghasilkan pulasan glossy ke seluruh bibir.



Note: foto ini diambil saat golden hour, sehingga mungkin saja ada sedikit over warna yellow/ orange-nya. Tapi untuk swatchnya, aku ambil gambarnya dg pencahayaan normal di kamar (tanpa ringlight) namun hasilnya 1 tone up lebih orange dr aslinya... biasa yaa, soalnya ngambilnya pake kamera HP jadi pasti auto agak terang.



Sabtu, 18 Juli 2020

Slicked Lip Glass - Lip Gloss dari Rollover Reaction

Ini lipen yang aku rasani dari kemarin, Rek. Lip glossnya RR. Dari campaignnya uda menarik banget kan, nampak juicy, silky, dan yummy gt (lhah kok yummy), tapi emg keliatan kayak enak bgt gt loh di video campaignnya.
Makanya ku penasaran bgt pen cobain.



Dari segi packaging, masih mirip sama lipen suede lip&cheek cream-nya... hanya saja aku gak menemukan lip gloss ini bleber-bleber ke luar tutupnya. Artinya, aku lebih sukak sama packagingnya RR yang ini drpd sebelumnya.
Kuasnya pun aku lebih suka yg ini daripada yang lip creamnya. Rapih aja gt pas aplikasi produknya.
Apa karena masih baru ya? Hmm kurasa gak juga...

Yang pengen aku highlight sebenernya tekstur dari lip glossnya sih. Dia agak gel, tapi gak terlalu kentel. Bukan tipe yg oily yaaa, jd ini lebih berasa pake lip gloss beneran sih. Dan meskipun dari botol warnanya keliatan agak gelap, ternyata Prune ini lebih mirip warna selai stroberi saat dipulaskan di bibir. Artinya, dia bisa bikin bibir nampak seger, sehat, dan moist dalam sekejab. Aku suka banget poin ini. Makanya, aku pakai dia tiap hari setelah mandi, krn bibir jd plumpy dan seger nan sehat aja gitu, jd gemaash!



Di sini, aku tunjukin ke kalian swatch di bibir mulai dari 1 lapis hingga 4 lapis, dan kalian bisa lihat secara nyata gimana penampakannya.
Tp btw, lipen ini cocok klo ditumpuk sama lip cream lain sih karena dia bening gt kan.

Masih runny keluar bibir gak? Ada tapi dikit pol sih, ini krn teksturnya dia di posisi gel, tapi gel yang ringan gitu loh, paham gak sih?! 🀣🀣
Tapi Aku sih ga masalah, krn suka bgt sama finish dan look yg dihasilkan. Buat make up wet look gt dia bagus banget pasti.


Selasa, 16 Juni 2020

Review For Skins Sake (Fss) Sunscreen Hello Lightness 50 SPF PA ++++


FSS Protect Weighless Sunscreen SPF 50 PA ++++ with Niacinamide, pertama kali aku coba dipertengahan April 2020.
Awal nyoba masih belum rutin dan aku seling dengan sunscreen lamaku, selama 1 minggu.
Oiya, ini perlu di highlight sih yaa..
Setiap aku nyobain produk baru (skincare), aku selalu memastikan bahwa kulitku sedang dalam kondisi stabil yaa. Stabil ini dalam artian tidak sedang breakout, tidak sedang PMS, lingkungan sekitar tidak berubah, dan aku sdg jaga makan.
Jadi, dg begitu, aku merasa lebih bijak dan clear aja sih dalam menilai produknya.
Menekan faktor dalam dan luar selain skincare baru itu sendiri.
Paham gak sih, Rek?
(Yaudah, gitulah ya pokoknya)

Baiklah, kita langsung mulai saja ke ulasannya:

HARGA
Harga normal Bundling (full size + mini size) with or without Hat Rp 230.000, biasanya di sociolla diskon 20% jadi tinggal Rp 172.500.
Harga terpisah untuk full size 40ml Rp 190.000, dan harga mini size 7ml Rp 40.000.

Buat kamu yang pengen beli di Sociolla, bisa pakai kode voucherku SBN04977C untuk potongan 50rb dengan min. pembelian 250rb produk harga normal.

KANDUNGAN
Sunscreen ini mengandung Niacinamide dan centela asiatica yang jarang dimiliki sunscreen lain. Kandungan niacinamide berfungsi untuk anti aging dan dapat mencerahkan kulit. Begitu pula dengan Centela asiatica, dia berfungsi untuk anti aging, anti bakterial, dan mempercepat proses penyembuhan luka/ fungsi healing. Terdapat pula kandungan glycerin yang mampu melembabkan kulit, sehingga aman digunakan untuk jenis kulit kering.

Komposisi Bahan:
Aqua, Butylene Glycol, Glycerin, Dicaprylyl Carbonate, Dibutyl Adipate, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Hydrogenated Polyisobutene, 1, 2-Hexanediol, Niacinamide, Portulaca Oleracea Extract, Ethylhexyl Triazone, Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate, Silica, Cetearyl Olivate, Cetearyl Alcohol, Sorbitan Olivate, Centella Asiatica Extract, Methyl Glucose Sesquistearate, Sorbitan Stearate, Glyceryl Stearate, Lavandula Angustifolia Oil, Disodium EDTA, Adenosine, Allantoin, Panthenol, Caprylyl Glycol, Tocopherol

KLAIM
Paraben Free
Sulfate Free
Alcohol Free
Silicone Free
EU Allergen Free
Ada indikasi memicu fungal acne
*sumber: Skincarisma.com
Sunscreen ini tidak meninggalkan white cast dan tidak terasa lengket saat dipakai.



PACKAGING
Dengan warna kuning dan biru, sunscreen ini cukup menyita perhatianku karena warnanya retro banget (Haha). Aku suka dengan bahan tubenya yang terbuat dari plastik lentur kayak ada 'karet'-nya gt; empuk dan mudah dipencet. Meski warna packaging-nya solid, namun kita bisa melihat samar-samar sisa isi sunscreennya. Ukurannya ada 2 macam, 40ml dan 7ml. Cukup praktis dibawa bepergian, meski yang ukuran 40 ml sekalipun. Dan buat kamu yang pengen nyoba tapi takut gak cocok, bisa beli mini sizenya dulu yang isi 7ml. Lumayan kok, bisa bertahan hingga 7-10 hari untuk ukuran mininya. Lagi-lagi tergantung seberapa banyak pemakaianmu.

TEKSTUR & AROMA
Sunscreen ini bertekstur krim yang tak terlalu kental, dan berwarna putih tulang. Karena teksturnya tidak terlalu kental, krim ini mudah diaplikasikan dan diratakan. Benar-benar tidak menimbulkan white cast dan rasa lengket. Meskipun kamu memakainya dalam 2 layer, kurasa masih aman sih, gak akan terlalu lengket.
Aromanya sendiri tidak terlalu kuat. Wangi bunga mirip lavender, tapi samar-samar. Aku rasa, buat orang yang gasuka fragrance pada skincare pun gak akan terlalu masalah dengan aroma sunscreen ini.



REVIEW
Hal yang aku takutkan disetiap memakai sunscreen adalah rasa lengket berlebih, greasy, dan berjerawat. Namun ketiga hal tersebut tidak kurasakan pada produk FSS ini. Untuk kulitku yang kombinasi normal-oily, aku merasakan kelembaban yang cukup. Kesan awalnya setelah diratakan adalah seperti pakai pelembab biasa. Hampir velvet matte, tapi gak matte juga karena terasa lembab. Wow kan?! Dan kondisi ini akan bertahan hingga kurang lebih 4 jam. Jika lebih dari itu, kulit akan terasa more sebum, agak greasy, tapi bukan greasy yang macem lengket pengen mandi sekujur tubuh gitu loh, tapi greasy ringan yang masih bisa aku tolelir.

Soal jerawat, sejak pertengahan April 2020 hingga sekarang aku masih pakai produk ini, dan tidak ada indikasi dia menyebabkan jerawat baru di kulitku. Soal review beberapa blogger yang bilang sunscreen ini bikin pilling, Hmmm di aku enggak sih. Belum pernah ngerasain pilling sama sekali meski aku pakai make up tebal sekalipun.

Soal efektivitasnya menjaga kulit dari sinar matahari, aku rasa efektif-efektif aja sih, karena aku gak merasakan kulitku tambah item meski keliaran keluar rumah, Hahaha.
Harusnya soal keefektivitasannya tidak diragukan lagi yaa, kalo udah SPF 50 PA++++ harusnya udah aman, karena memproduski sunscreen ini relatif lebih sulit dibanding skincare lain, dia memerlukan berbagai macam tes lab dan standardisasi, jadi ga mudah dan ga murah.

Secara keseluruhan, Aku puas dengan performa sunscreen ini. Repurchase? IYA DONG.

KESIMPULAN

  • Pros: Aku suka teksturnya dikulitku karena moist banget dan gak greasy. Packagingnya travel friendly, dan ada mini sizenya buat tester dulu. Apalagi ada niacinamide-nya untuk mencerahkan dan anti aging, yang mana jadi skin concernku sekarang, haha
  • Cons: Sejauh ini belum ada sih, cuma harganya aja yang kurang murah untuk ukuran 40ml sehingga aku harus nunggu diskon dulu baru beli, hahaha

Selasa, 19 Mei 2020

Review Avoskin Miraculous Retinol Toner


Berasa kayak hampers Ramadhan cuy, seneng banget dapet hadiah giveaway dari @avoskinbeauty ...
Thank you so much πŸ₯°πŸ˜
.

Beruntung bgt dpt kesempatan buat nyobain produk ini, krn banyak orang ngantri nungguin restocknya Miraculous Retinol Series ini. Yaaa... segitunya orang-orang pada heboh sama produk terbaru dari Avoskin ini, krn series sebelumnya yg fenomenal, maka series anti aging ini juga diekspektasikan wow juga hasilnya..

KANDUNGAN
Nah, produk retinol dari Avoskin ini agak berbeda dg merek lain karena menggunakan Actosome Retinol, yg dipercaya 15% dpt bekerja lebih maksimal, dan minim efek samping seperti kulit kering atau tingling. Karena dia juga Fragrance Free, jd sangat aman buat kalian yg punya kulit sensitif.
Selain itu, seri produk ini jg mengandung Niacinamide, peptide, vitamin E, pomegranate, dan green tea..
Cucok banget kandungannya buat anti aging 😍😍

KLAIM
Dari segi manfaat, produk ini secara aktif dapat meningkatkan produksi kolagen dan sec cepat meregenerasi sel kulit baru, menyamarkan garis halus, menjaga kekenyalan kulit, dan mencerahkan kulit. Produk ini aman bagi kulit sensitif, dan tidak menimbulkan efek tingling.

HARGA DAN ISI
Toner 100ml, harga 179rb.
Ampoule 30ml, harga 229rb.

PACKAGING
Terbuat dari plastik berwarna merah maroon yg elegan, dibuat seperti botol tetes dengan dilengkapi tutup putar. Botolnya agak transparan sehingga terlihat isi didalamnya. Ukurannya cukup dan gak kebesaran klo dibawa bepergian. Secara desain, ini cukup merepresentasikan harganya, bahkan terlihat lebih mahal dari harga sesungguhnya.



TEKSTUR
Toner ini gak selayaknya toner yg cair kayak air gt sih. Teksturnya bisa kubilang mirip dengan essence/ lotion. Jd agak kental, putih keruh agak kekuningan. Tidak berbau, tidak ada sensasi dingin. Ketika dipulas ke kulit, terasa licin, kental dan halus, tapi finishnya lengket/ tackle. Agak lama nunggu sampe bener-bener kering dan menyerap.

REVIEW
Kamu belum pernah pake produk yg mengandung Retinol secara langsung?
Tenang... aku juga kok.
Meski kerap memakai produk berbahan dasar Rosehip (yg mana dlm rosehip ada retinolnya), aku akan coba produk berretinol ini dg cara perlahan-lahan.

Beberapa review org yg gak pernah pake retinol, mereka sih aman-aman aja pake produk ini secara intens, dan langsung cetar banget hasilnya.
Buat aku pribadi, karena aku masih takut-takut tapi penasaran banget pengen cobain, jadi aku akan pakai produk ini mulai dari tonernya dulu, dlm jangka waktu 1 minggu sekali selama 1 bulan. Dan setelah itu, aku akan lihat reaksi kulitku segimana, apakah bisa ditingkatkan pemakaiannya atau tidak.
Kenapa begitu? Karena belajar pakai retinol ini agak tricky yaa rek. Kalo kalian nemu formula yang pas, pasti hasilnya ok banget, tapi kalo kurang tepat, dia bisa jd boomerang aja gt buat kulit.
Makanya aku coba pelan-pelan dulu sambil diamati reaksi kulit kita segimana.

DAY 1
Pada 19 Mei 2020, PM, aku mulai nyobain tonernya. Aku pakai skincare routine yg kuselipin si dia. Aku pakai beberapa tetes, trs tap tap lgsg ke muka, gak pake kapas. Kesan pertama agak lengket sih. Nunggu agak lama biar rasa lengketnya hilang. Krn ku ga sabar, masih agak lengket pula, aku lgsg lanjut ke step berikutnya.
Habis Toner, aku templokin essence serum, lalu face oil serum. Nah, pas step ini, Tiba2 aku ngerasa pilling. Pillingnya kerasa kayak ngeres aja gt. Kayak ada pasirnya. Klo dilihat kasat mata gak terlalu keliatan. Tapi kalo diraba, baru kerasa kalo ada butiran kasar. Aku ga tau kenapa. Apa mungkin krn aku gak pakai kapas ya? Ok, minggu depan ku aja cobain dengan kapas. Kita coba identifikasi.
Trs aku lanjut sma pelembabku, dioles2 dan semua pasirnya gone, jd muka alus lg. Oiya, semua skincareku hari ini aku pakai dg kuantiti yg agak banyak, utk memastikan kulitku tetap lembab. Krn kunci pakai retinol adalah kelembaban kulit, katanya. Selama lembab, akan minim efek negatif.
Nah, menjelang tdr, mgkn 15 menit kemudian, aku merasa ada cekit2, gatal dibeberapa titik. Hmmm aku rasa ini kulitku sdg adaptasi sih sama produknya.. Tapi masih aman, dan ku anggap wajar. Trs aku bobok.
Besok paginya, pas saur.. aku ngerasa jidatku agak gatal.. tp mukaku gak ada penampakan radang ato apa, masih normal. Jd kuanggap itu masih terkait proses adaptasi kulitku mengenal skincare baru.
Paginya, hbs mandi ku pakai AM Routine dg sunscreen. Gak ada efek negatif di wajahku, alhamdulillah. Mukaku masih normal kayak semula, hanya saja aku ngerasa lebih cerah aja dark spotnya. Hmmm ini mgkn efek face oil serumku yg aku pakai dg dosis 2x lipat sih, krn klo retinol katanya efeknya kusam dulu, baru glowing.
Tapi eh tapi yaa.. Pas malam hari mau tdr, aku ngerasa mukaku lebih alus dr kemarin, tp ada beberapa white head yg muncul dan mengering di permukaan kulit. apakah ini efek dr retinol?
Aku blm bisa pastikan krn masih nyobain 1x.
Minggu depan aku akan coba lagi, dan akan melanjutkan reviewku. So stay tune ya....

DAY 2
Pada 28 Mei 2020, PM, aku cobain toner ini untuk kedua kalinya. Jika sebelumnya aku pakai tanpa kapas, alias langsung tap tap pakai telapak tangan, kali ini aku pakai menggunakan kapas silcot. Aku pakai agak banyak hingga kapasnya benar-benar basah. Dan ketika diaplikasikan ke wajah, langsung lekoh gt loh (basahnya melumuri seluruh permukaan kulit) dan tetap ada sensasi lengketnya.
Setelah itu, aku tap tap pakai telapak tangan, agak lama, sampai sensasinya lengketnya agak hilang, alias tonernya menyerap lebih maksimal.
Ketika dirasa udah hampir tidak lengket (dan permukaan kulit jd lebih kering tp lembab gt), aku aplikasikan skincare rutinku seperti biasanya, namun dengan kuantiti yang lebih banyak, agar memastikan bahwa kulit terhidrasi dengan baik malam itu. Dan pada percobaan di Day 2 ini, tidak ada pilling sama sekali. Semua pulasan skincare mulus total. Aku love banget deh malam ini.

Beberapa saat setelah pemakaian skincare, tidak ada rasa tingling sama sekali. Kurasa percobaanku malam ini pakai retinol toner dari Avoskin ini berhasil rek. Terlebih lagi keesokan harinya setelah bangun tidur, aku gak mendapati wajahku kering atau kemerahan sama sekali. Beberapa jerawat dan calon jerawat yang emg udah ada dari kemarin pun gak tambah merah atau bereaksi yang negatif gitu. So far so gewd...

DAY 3
4 Juni 2020, hari ke-3 ku mencoba produk toner retinol ini. Kemarin kondisi wajahku emang agak gak stabil dan akhir-akhir ini makannya agak ngawur. Tapi tetep aku pakai tonernya, dan tidur dengan nyenyak.
Besok pagi, blm ada tanda-tanda negatif. Yg jerawat masih ada, dan tambah mateng.
Besok lusanya, baru mukaku agak kasar. Kasar disini dalam artian, seolah komedo putihku banyak yg muncul ke permukaan, dan 2 jerawat besar baru muncul. Beberapa bagian permukaan kulit jg aku ngerasa ada yg grenjel2. Hari-hari ini emg tanggalnya mukaku agak gradakan sih. Biasakan, dlm 1 bulan pasti ada hari-hari dimana muka kita muluss banget, tp ada hari juga dimana muka berasa minyak banget dan gradakan bgt. Aku rasa ini karena cewek dipengaruhi hormonal juga. Makanya kondisi badannya berubah, imunnya berubah, daya tahan akan produk dan bakteri jd berubah. Jd tenang aja, gausah gupuh dulu.
Aku stay cool kok dg kondisi tersebut. Apalagi tau bgt kalo sejatinya retinol cara kerjanya emg purging kan. Jadi tetep pada rutinitas skincare biasanya dan tetep jaga kelembaban.
Hingga hari ke 5 setelah pakai toner ini, jerawat yg muncul 8, dan komedo keliatan pada keluar ke permukaan kulit. Jadi aku fokus dulu dipemulihan jerawat sebelum pemakaian lagi di minggu depan.

DAY 4
Tgl 13 Juni 2020, aku pakai toner ini lagi di PM pastinya. Agak mundur 2 hari, krn nunggu purgingku kalem.
Hari ini, Aku agak ubah skincareku hari ini. Aku pakai toner retinol avoskin ini, setelah meresap, aku semprotin hydrating mist toner dari Sukin, lalu taptaptap sampe meresap lagi. Lalu aku layer Calendula soothing gel dari Skindewi, lalu aku skip penggunaan vit C helichrysum skin dewi hari ini karena aku baru tau kalo newbie retinol mending pisahin aja pemakaian retinol dan vit C (So, yg Day 1-3 aku pakai tandem mereka, retinol+vit C), kali ini aku pengen tau apakah ada reaksi yang beda apa enggak.
Lalu aku templokin face oil dari skin dewi Tamanu Green Serum, lalu trakir moisturizer skin dewi temulawak balancing oil emulsion.
Sejauh ini efeknya nyaman. Terlebih pas udah step face oil, kesan lengketnya hilang distep ini, mungkin ke blend sama oil kali yaa jd lengketnya ilang.

.....
Sampai day kesekian aku akan rangkum kesimpulan reviewnya di channel youtube aku Ema Ervita. Jadi jgn lupa subscribe biar selalu update konten dari aku πŸ˜ŠπŸ˜‡

Sabtu, 16 Mei 2020

Lip Cream Lokal Favorit - Mirabella Lip Cream Matte Expert No.2 - Pinky Peach

Hai Rek, balik maneh ku akan kasi info cucyok buat kamu pecinta make up.

Keliatan dari judulnya, aku mau cerita salah satu lip cream lokal kesukaanku, yakni Mirabella Lip Cream Matte Expert No.2. Gak nyangka banget sih aku bakal sukak sama produk ini. Karena, helloooowww anak muda, pakai Mirabella? "LOH, WHY NOT?"

Yang pentingkan enak nan nyaman dipakai, dan ramah di kantong, iya gak?!
Yuklah, capciscus kita mulai aja reviewnya...

Mirabella ini adalah merek lama asli lokal Indonesia, bawaan Martha Tilaar. Lip cream ini udah lama dilaunching, dengan harga 55.000. Kalian bisa beli di official store Martha Tilaar, atau kepoin aja dulu di IGnya @MirabellaCosmetics.
Buat shade No.2 ini, aku bisa bilang ini warna peachy pink yg dia punya. And warna ini aku bangettttt!!!!! LOVE

KLAIM DAN KEUNGGULAN
Mirabella Lip Cream Matte Expert hadir dalam 4 varian warna, yg disesuaikan untuk berbagai jenis warna kulit. Produk ini mengklaim bahwa memiliki tekstur yang high pigmented, light, no sicky dan longlasting.
Dalam sekali pulas, bibirmu pun akan terlihat mempesona. Kandungan Natural Origin Emollient nya memberikan kelembapan pada kulit bibirmu. Jd aman digunakan sepanjang hari.

PACKAGING
Dari awal nerima produknya, aku gak nemu kardusnya, jd mungkin produk ini dijual tanpa kardus. Tapi aku pribadi gak masalah, krn bakal ke tempat sampah jg kan, haha. Buat botolnya, terbuat dari plastik yg buildable gt. Plastiknya tebal, cukup kokoh, dg finishing glossy. Warna botolnya bening sehingga terlihat warna lip creamnya, dan ketauan klo kondisi lip cream tinggal seberapa banyak.

Di botolnya tertempel sticker yg jelas dg logo brand, EXD, dan isi kemasan 8gr.



APLIKATOR
Oke, kita beralih ke aplikator. Saat dibuka-tutup, lip cream ini cukup rapi dan gak bleber2 di tutupnya. I Like It. Saat cobain aplikatornya, cukup lembut, panjangnya pas, ada sisi diagonalnya, tapi sayangnya kurang menyerap banyak cairan. Sehingga kita harus berulang kali celup utk hasil pulasan lipstik yg menutup bibir.

TEKSTUR & SWATCH
Untuk tekstur lip creamnya sendiri, cenderung light creamy yg lama-lama berubah jadi lembut powdery gt. Ini bakal terasa ketika kalian oles2in pake tangan, diblurkan gt. Untuk menghasilkan finish look yg matte banget, butuh waktu agak lama. Tapi kalo aku pribadi gak masalah sama sekali karena aku suka segala lipstik yg ringan, powdery, dan gak bikin bibir kering. Soal matte atau enggak, itu urusan belakangan, hehe.

Oiya, lip cream ini ada glitter yg haluussss banget. Klo difoto gini gak keliatan, tapi klo dilihat dg mata telanjang, kalian pasti akan lgsg ngeh. Apalagi yang varian Mirabella Lip Cream No.3 (aku punya, tapi gak aku fotokan disini), itu dia lebih glittery lagi.. lebih keliatan.
Tapi yg No.2 ini, gak gt keliatan, jd aku pribadi gak masalah.



PIGMENTASI
Karena teksturnya yg light creamy gt, tekstur dari lip cream ini menduduki pigmentasi medium-to-low. Kalian harus pulas paling gak 2 layer agar warna bibir yg gelap agak tertutupi. Tapi, lagi2 aku gak masalah soal ini, krn lip cream itu yg penting ringan dan gak bikin kering.

DAYA TAHAN
Mirabella Lip Cream Matte Expert ini masih kissproof dan transfer. Jd klo dia bilang matte expert, finishnya bukan matte yg super matte kayak loreal Infallible gt loh, tp dia lebih moist nan powdery mirip rollover reaction. Tapi si RR lebih matte finishnya, kalo Mirabella ini lebih ada lembabnya meski ditunggu agak lama.
Nah, krn gak terlalu matte finishnya, maka daya tahannya cenderung low sih menurutku. Tapi lagi-lagi aku pribadi gak masalah soal ini, dan tetep jd lipstik lokal favorit aku.

KESIMPULAN

  • Pros: Lip cream ini ringan, seringan RR, tapi dia lebih gak bikin bibirku kering. Warnanya aku banget, makanya dia hampir jd daily lip creamku. Packagingnya yg mungil tp isinya banyak loh 8gr, jd ini worth to buy diharga 55rb aja. Worth banget. Padahal biasanya lip cream lain pakai packaging lebih gede tp isinya cuma 4 atau 5 gr kan... kayak ketipu packaging aja gt. Tapi Mirabella ini isinya banyakkk.
  • Cons: Finishnya yg kurang matte bikin dia gampang geser atau ilang dipakai makan, jd hrs sering reapply. Tapi ku gak masalah, krn isinya dia banyak dan ramah dikantong.
Jelas aku cinta banget sama produk ini, dan bakal repurchase lagi. Berikut beberapa foto ketika aku pakai lip cream Mirabella no.2 ini:


Sekian dulu review aku. Kalo ada pertanyaan bisa kalian tulis di komen atau DM aku di IG @ema.ervita yaaa...
See ya..

Kamis, 30 April 2020

Makeup Favoritku | Praktis & Natural

Hai Rek,
Kali ini aku pengen cerita tentang makeup favoritku. Yeps, aku tipe orang yang ga suka ribet, jadi makeup pun gak mau yg ribet-ribet, tapi inget: CANTIK ITU WAJIB!! Hehe
Makanya, makeup yang aku aplikasikan pasti yang menonjolkan garis-garis wajahku yg bagus2 aja, sehingga terlihat lebih tegas/ bold, tapi masih terlihat natural karena warna-warna yang digunakan adalah warna nude. Oiya, makeup semacam ini biasa aku pakai ke even kantor atau pas ketemu klien.

Langsung aja, ini dia produk yang biasa aku pakai:

COMPLEXION
Setelah pakai skincare, aku biasa skip primer/ makeup base karena menurutku kunci dari base terbaik sebenernya ada dikelembaban kulitku sendiri. Jd kalo kulitnya uda sehat, lembab, ngapain pake base makeup, kecuali emg mau make up an yang tebel banget buat acara penting gt.

Jadi, Tahap pertama buat complexion, kupakai cushion. Dan yang sedang aku gandrungi adalah Make Over Powerstay Demi-matte Cover Cushion, dan aku pakai shade Natural Beige, N30. Harga normalnya 229rbn. Tapi produk ini aku dapat dari acara #BeautyAllWays #Sociolla dan aku review sejujur-jujurnya klo produk ini bagus bgt. Yaaa kalo gak bagus, gak mungkin jadi favoritku, dan dipakai tiap hari, yekan?!

Make Over Powerstay Demi-matte Cover Cushion, Shade N30 Natural Beige



  • Pros: Finishnya pas, lembab aja, gak terlalu matte atau bahkan dewy yang basah gt. Ini itu PAS! Medium to full coverage? YES. Packaging ringan dan elegan. Gak ada efek negatif dikulitku. Awet dari pagi sampe sore asal gak dikusrek-kusrek. Shade N30 cucok banget dengan warna kulitku. Ini cushionku yang paling aku banget warnanya, dibanding 3 cushionku lainnya.
  • Cons: Gak Waterproof. Masih transfer kalo kena tisu atau masker kain. Buat meminimalisir ini, bisa dibaked sama bedak tabur sih, tapi karena aku suka efek glowingnya, sering kali gak tak set pake bedak tabur.
BLP Beauty - Face Powder, Shade Medium Beige -

Nah, bicara soal baking, jujur aku jarang baking kalo buat makeup sehari-hari. Pol-polan ku biasa baking area Bawah mata sama bawah tulang pipi aja. Pake produk apa? Pakai Face Powder dari BLP Beauty, Shade Medium Beige.

  • Pros: Gak mbeluk, alias gak cakey, dan dia translucent.
  • Cons: Belum ada

BLUSH ON
Buat perona pipi, aku pake lip cream yang bisa dipake buat blush on. Simpel cuy, Eyeshadow + Blush On + Lipstick = Cukup 1 Lip Cream. Kalo lagi mood ambil blush on, aku sering pake Haloblush dari Rollover Reaction (Shade Cajun) Harga 139rbn. Shade ini peachy banget, dan makeup peachy emg paling cocok buat tipe muka dan kulitku.



  • Pros: Bentuknya yang stick gt jd praktis buat apply langsung ke pipi. Warnanya aku banget, dan teksturnya creamy shg mudah diblend. Finishnya velvet matte gt yaaa.
  • Cons: berpotensi mudah terkontaminasi residu (krn bentuknya yg stick), jadi harus dilap dulu ketika mau apply ke pipi.


EYE MAKE UP
Nah, ini bagian wajah yang paling aku suka, yakni mata. Mata ini mencerminkan segalanya rek buat aku. Aku isok lewat step apapun, kecuali mata, khususnya Eyeliner.
Yes, ini wajib banget. Kenapa? Karena mataku ini ada kelebihan sekaligus kekuranganku. Kelebihannya dia lebar jd keliatan tajem, sayangnya lebarnya mataku ini juga jd kekuranganku karena bola matanya agak sembab. Sehingga, aku wajib pake eyeliner biar menghilangkan efek sembabnya.


Kalo ada yang tanya, "Loh, mata lebar kok malah dikasi eyeliner, justru makin lebar kan?" Nah ini pemahamanku dulu, dan ternyata itu salah besar rek. Justru mata lebar itu harus dikasi eyeliner biar lebih sipit keliatannya.  Masih gak percoyo? Yowes aku gak ngurus rek, penting aku tambah ayu lek nggawe eyeliner HAHAHA

Eyeliner favoritku adalah Mizzu Sharpliner. Harganya cuma 39rbn. Kenapa kusuka banget ini?

  • Pros: Kuasnya gede, jd bisa langsung tebel pengaplikasiannya. Yes, area mataku lebar, jd butuh line yang tebel. Warna itemnya pekat, ini penting, aku males sama eyeliner yang pake "malu-malu" warnanya. Dia gak mbleber kalo kena air. Tipe lunturnya dia ini adalah cracky. Dan aku love banget tipe eyeliner yang cracky. Jadi gak bikin mataku item. Penting lagi, dia murah banget.
  • Cons: Gak waterproof, ini sayang banget sih.


Lanjut ke alis, meski bukan hal yang penting, aku rasa jika aku pake eyebrow makeup, wajahku makin teges, makanya aku akhirnya rajin juga pake alis. Karena gak mandatory, aku gak punya eyebrow kit yang favorit. Tapi beberapa yang bergiliran aku pakai adalah Mizzu Eyebrow Pen (Shade: Dark Brown) Harga 79rbn, dan Pensil Alisnya Implora Cosmetics (Shade: Dark Brown) Harga 7rbn.
Kalo mau model alis yang jegrik natural, aku pakai mizzu, karena di modelnya kayak spidol  yang bergerigi gt. tapi kalo aku mau model alis yang kekinian pake gradasi gt, aku pake yang Implora.
Kekurangan dari kedua eyebrow kit ini adalah tidak waterproof. Tapi tenang, mereka tidak smudge kok, atau minimal tidak mengganggu.

Buat eye color, aku suka pake lip cream di oles ke kelopak mata. Kan mottoku dalam bermakeup: Cantik tapi anti ribet, makanya selalu pake eye color yg sama dg lip cream yang sedang dipake.

LIPSTICK
Lipstik favoritku jelas yang berwarna nude. Kenapa? Karena praktis cuy, skalian apply mata, pipi, sama bibir skalian. Produk yang kusuka adalah Shannen Lip Paint (Shade 1 Sweet Ginger) Harga 129rbn. Aku suka ini tuh karena warnanya peachy brown gt loh.

  • Pros: Matte yang gak kering dibibir. Warnanya juarakkkk. Ringan dan Awetnya bisa seharian.
  • Cons: Belum ada.

Kiri: Shannen Lip Paint, Shade No.1 Sweet Ginger. Kanan: Loreal Paris Rouge Signature, Shade 124 I Embrace

Satu lagi yang lagi demen, dia adalah Loreal Paris Rouge Signature Lip Stain. Kebetulan kudapet dari Socobox yang warnanya "I Embrace" No. 124, peachy pink gt, tapi banyak pinknya. Kenapa kusuka? Karena ringannya kayak pake lip stain pada umumnya, tapi dia ini lipstik. Nah lo? Penasaran kan?! Cobain deh.. sumpah ringan pol!!



Kedua lipstik ini sering kali aku aplikasikan sebagai eye makeup, blush on, dan lipstik sekaligus yaaa... Bener-bener simpel, paling mek 10 menit buat makeup-an, gils.
Jadi buat cewek-cewek yang mo kerja terutama, gak ada alasan buat gak makeup an karena makeup sesimple ini pun uda cantik rekkkk.... Dan fyi aja, ada penelitian yang bilang kalo cewek yang makeup pas kerja potensi lebih gede gajinya ketimbang yang gak suka pake make up. Nah looo... (langsung dihujat netijenn, #Kabooorrrrr)

HASIL AKHIR
Ini dia kurang lebih hasil akhir makeup yang aku suka. Peachy natural makeup gt...

Makeup yang sama, dengan baju formal
Makeup yang sama, dengan baju casual



(Postingan ini tidak di sponsori oleh pihak manapun)

Oiya fyi, aku sekarang gabung di komunitas Beauty Influencer Surabaya. Komunitas yang dikenal dg singkatan BIS ini merupakan kumpulan dari beauty influencer dari seluruh Indonesia, khususnya area Surabaya dan sekitarnya. Serunya, aku ngerasa kayak ngobrol sama keluarga aja disini rek, karena sering kali kami menggunakan boso suroboyoan dlm keseharian. Seneng deh kenal kerabat baru lewat komunitas ini.

Buat kalian yg pengen kepoin aktivitas kita di BIS, bisa klik link dibawah ini ya. Jgn lupa follow dan like fan page BIS.

IG: @beautyinfluencersby
Fan Page: https://m.facebook.com/Beauty-Influencer-Surabaya-2164259136951588/


Selasa, 01 Oktober 2019

Makeup Untuk Kulit Berjerawat

Hai, Rek!
Tulisan kali ini aku pengen cerita tentang gimana aku make up selama kulitku breakout/ berjerawat yang tidak "normal".
Kenapa cerita ini pengen aku share, karena aku merasa penting banget buat pejuang jerawat untuk menahan agar tidak terlalu sering bermakeup tebal. Tebal yang seperti apa, atau gimana makeup yang baik ketika berjerawat, baca tulisanku sampe akhir yaaa :)

MY SKIN CONDITION
Oke Rek. Cerita sedikit tentang kondisi kulitku ketika berjerawat yaaa.
Ketika kulit sedang breakout, biasanya kondisinya jauh lebih sensitif daripada biasanya. Kecenderungan pejuang jerawat, ketika terjadi breakout mereka langsung gupuh buat neplokin segala skincare atau obat ke muka. Padahal, mengetahui akar permasalahan jerawat jauh lebih penting ketimbang dengan sembarangan nemplokin skincare macem-macem ke muka. Bisa jadi bukannya jerawatnya pergi, malah kulit muka makin meraung-raung dan jerawat makin banyak.
Jadi, calm down rek. Cari tau sebabnya dulu, baru kasi solusi yang tepat, ojok kesusu!
(Buat kalian yang pengen tau caraku untuk mengetahui penyebab jerawat, ke youtubeku EMA ERVITA)


Balik ke permekapan, karena kulit berjerawat cenderung sedang sensitif-sensitifnya, maka kita harus sadar diri untuk menghindari hal-hal yang dapat memperparah kondisi jerawat, atau penyebab inflamasi. Dalam hal makeup, contohnya hindari pemakaian alat-alat make up yang kotor, makeup full complexion yang terlalu menutup pori-pori (clogged pores), dan tidak membersihkan make up dg benar, sehingga masih banyak sisa/ residu makeup diwajah.
Kalo aku pribadi, ketika kulitku berjerawat, aku menghindari complexion yang terlalu tebal dan selalu triple atau bahkan 4x cleansing untuk memastikan mukaku benar-benar bersih dari residu makeup. Ini penting banget buat pejuang jerawat!!

MY MAKEUP PRODUCTS

COMPLEXION
Aku cuma pakai bedak tabur. Minimal kalo butuh complexion yang agak coverage, bisa pakai cushion atau concealer aja. Nah, urusan bedak tabur, favoritku adalah Face Powder dari BLP Beauty (Shade Medium Beige).

  • Pros: Gak cakey atau mbeluk, translucent
  • Cons: gak waterproof (tapi ndi onok bedak tabur sing waterproof hahaha #lol)

Kalo untuk concealer, aku pakai Maybeline Age Rewind (Shade Honey) Dulu beli diskonan dpt 60rb aja. Oiya, karena kondisi wajah sedang jerawatan, harus rajin bersihin kuas, spon alat makeup yaaa.. Ini hukumnya wajib. Jd jangan apply makeup dengan peralatan yang kotor, karena kulit yg sedang berjerawat cenderung sensitif, inget itu!! Resikan plis!

  • Pros: Dia medium coverage, tipis dan light banget teksturnya, jd mudah diblend. Finishnya dewy yaaa, agak basah gt. Tapi aman ketika di set pake bedak tabur.
  • Cons: Gak terlalu cover untuk dark spot yang hitam banget. Gak waterproof, tapi yaa gak segampang itu juga buat lunturnya, jd masih bisa ditolelir.
BLUSH ON
Pas Jerawatan, aku juga meminimalisir penggunaan alat makeup seperti kuas. Makanya, aku lebih memilih pakai make up yang tinggal tap tap aja pake tangan, tanpa alat tambahan/ kuas. Sebenernya gapapa aja asal alat make upnya bersih, tapi buat lebih amannya, aku milih gak pake kuas.
So, buat blush on aku pakai Haloblush dari Rollover Reaction (Shade: Cajun). Warnanya peachy gt, aku sukak banget. Harganya normal 139rb.
  • Pros: Teksturnya creamy, mudah diblend.
  • Cons: Gak 100% waterproof

EYE MAKEUP
Mata ini bagian wajah favorit aku. Dan wajib banget pake eyeliner. Kalian tau kan?! Mataku yg belok alias lebar ini adalah kelebihan sekaligus kekurangan aku. Kelebihan krn lebar, tp juga kekurangan karena lebarnya kayak mo keluar, sembab gt loh diliatnya.. Makanya aku butuh eyeliner biar mengurangi efek sembab.
Nah, selain mizzu, eyeliner favoritku adalah Goban Black Diamond Ultra Waterproof Eyeliner. Harganya 99rb, tapi ku selalu beli nunggu diskon.
  • Pros: Packagingnya solid, warna itemnya nampol, kuasnya langsing parah (enak buat gambar eye cat), waterproof, dan lunturnya gak smudge tapi cracky
  • Cons: sejauh ini blm ada.


Buat alis, sebenernya gak wajib, karena ketutup poni juga kalo di aku, haha. Tapi kalopun mau pake, aku juga sering pakai Implora Cosmetics Eyebrow Pencil Shade Dark Brown. Harganya cuma 7rb donggg.. gils.
  • Pros: teksturnya empuk, tapi gak berlebihan. Harha super murah. Ada spoolie dan rautannya, jd praktis bet cooyyy...
  • Cons: spoolienya keras. Untuk harga segitu, gak ada yg aku komplain.


LIPSTICK
Lisptick favoritku jaman breakout dulu adalah Rollover Reaction Cheek & Lip Cream, Shade Lucy. Warnanya peachy brown gt. Harga 129rb, tapi sering nungguin diskon sih klo beli, hahahaa. Duhh, anak modis banget yaak aku, MOdal DISkon. Hahaha
  • Pros: Teksturnya creamy powdery. Ringan, Sedikit gak kerasa kering ketika pake lipstik ini. Meski klo seharian pakek, yaaa ada aja kulit bibir yg letek.
  • Cons: Gak waterproof, ada sensasi tingling pas pertama kali cobak. Tapi lama2 kebiasa.


HASIL AKHIR
Kurang lebih hasil dari makeupku ketika jerawatan kayak gini rek, My Bare Face MakeUp...

Kalo ditanya, gak malu em tetep keliatan gt jerawatnya? Hmmm kalo aku pribadi, rasa malu pasti ada. Tapi malu itu buat siapa sih? Buat diri sendiri kan?! Buat apa? Orang lain imbasnya apa? Gak ada kan?! Malu cuma ada karena kita kira orang lain tidak melihat kesempurnaan dari diri kita. Bisa iya, bisa enggak. Kalopun iya, faktanya, apa ada orang yg perfect? Itu cuma soal preferensi sih. Banyak yang lebih penting ketimbang memikirkan sesuatu yg gak ada ujungnya. Mendingan kita bersyukur dg keadaan yg ada, cuek apa kata orang, krn standar hidup kita yaa kita sendiri yg bisa ukur, gak bisa kamu nyontek ke kehidupan orang lain. Gak bakal relevan krn tiap orang punya jalannya masing-masing. Kok jd jauh yaa ngomongnya...

Okelah, intinya, ngapain malu rek, toh yg rugi diri kita sendiri kan. Jadi gak PD mau kemana-mana, gak bebas, kerjaan jd gak optimal. Cintai diri kita sendiri, self love, krn terlalu menekan diri kita utk sesuatu yg belum kita punya juga salah satu cara menyakiti diri sendiri.
Mulailah mengerti kapan harus push diri sendiri, kapan harus stop dan menerima segala keadaan.

See you Rek...
#SelfLove


Minggu, 11 Agustus 2019

Skin Care Natural Organik Untuk Pejuang Jerawat | Review Skin Dewi (Part 2)

Hai Rek, bersambung dari cerita perjuanganku melawan jerawat, di sini aku mau share detail produk yang aku pakai selama breakout.

1. Hazelnut Cleansing Milk 10ml

Harga: Rp 82.500

Fungsi:
Sebagai 2nd cleanser. Membersihkan pori-pori dari kotoran tanpa menghilangkan sebum alami dari kulit wajah.

Packaging dan Tekstur:
Semua produk Skin Dewi beraroma natural alias mirip spa gitu yaaa. Jadi aku suka sama aroma semua produknya, termasuk hazelnut ini. Teksturnya mirip krim yang agak kental, atau mirip cleansing milk, tapi fungsi sesungguhnya adalah sebagai second cleanser. Produk ini adalah facial wash yg tidak menghasilkan busa, karena memang soapless.

Dari packagingnya, aku gak masalah untuk yang versi fullsize 150ml nya, tapi untuk yang 10ml, botolnya dari kaca dg pipet gitu, dan ini bikin susah ambil isinya aja sih. Aku kurang suka botolnya. Tapi enak beneran buat traveling dan dimasukin tas gt krn emg kecil banget botolnya.

Cara Pemakaian:
Aku pakai hazel ini AM PM dengan cara:
Aplikasikan 1,5 - 2 pump hazel pada kulit yg masih kering. Lalu basahi ujung kedua telapak tangan dg sedikit air, lalu usap-usap hazel secara merata ke seluruh wajah dan leher. Lalu bilas dg air bersih.

Cara lain yg sering aku pakai adalah membiarkan hazel yg telah terlumuri ke seluruh wajah beberapa menit, seperti dibuat maskeran sesaat gt, lalu bilas sebelum hazel kering. Cara ini cukup efektif menenangkan kulitku jika sedang gradakan, hehe.


Pendapatku:
Buat aku yg selalu pake facial wash yg berbusa dan bikin keset, pas pertama kali cobain ini, aku kaget banget karena ngerasa gak bersih sama sekali. Aku sampe heran, ini apanya yang bagus, emg beneran bisa membersihkan. Tapi untungnya aku masih positive thinking saat itu ada aku mencoba menyelami proses kerja produk ini.

Di hari kedua pemakaian produk, aku merasa kulitku lebih nyaman, jerawat yg saat itu merah2 lebih kalem, kulit lebih berasa sehat dan gak over greasy. Trs aku paham bener, kalo cara kerjanya emang gak menyapu bersih sebum wajah saat cuci muka. Makanya setelah cuci muka, rasanya akan tetap halus, dan lembab mirip kayak pake pelembab. Dan 2,5 tahun pake produk ini, aku susah cari dupenya dong. Terlanjur enak pake ini, susah move on euy 🀣

2. Calendula Shoothing Gel 5 ml

Harga: Rp 110.000

Fungsi:
Menenangkan kulit yang sedang kemerahan/ inflamasi. Cocok untuk kulit sensitif. Produk ini bisa jadi essence, atau first serum, atau bahkan jd moisturizer bagi kulit remaja atau kulit sensitif karena emang ekstra calming banget bahan-bahannya.

Packaging dan Tekstur:
Masih dengan packaging yang sama yaitu botol kaca berpipet, calendula soothing gel ini memiliki tekstur seperti watery gel berwarna kuning kehijauan agak keruh.



Cara Pemakaian:
Aku pakai calendula ini cukup seukuran 1 biji kacang merah (klo dibotol fullsize 1 pump aja), lalu aku ratakan ke seluruh wajah. Aku pakai dia di slot essence serum atau first serum.

Pendapatku:
Yang aku suka dari produk ini ada mudah sekali meresap dan mudah diratakan. Aromanya ringan khas natural, dengan hasil kelembaban yang ringan pula di muka. Pantas jika produk ini diklaim dapat digunakan anak usia remaja sekalipun, karena bisa dipakai sebagai light moisturizer.
Efek calmingnya dapet banget, tapi bukan yang langsung strong berasa. Semua produk skin dewi aku rasa efeknya pelan-pelan tapi pasti sih, jd bukan efek instan gitu.
Namun buat beberapa temen sahabat skindewi, produk ini berhasil menenangkan kulit mereka yang kemerahan dan bahkan sensitif.

3. Temulawak Balancing Emulsion 5 ml

Siapa yang gak tau tanaman temulawak? Yang aku ingat ketika menyebut kata temulawak adalah biar nafsu makan meningkat, dan kalo orang sakit kuning biar cepet sembut dikasi temulawak, atau sebagai obat antibiotik. I dont know it's true or just mith, tapi yang aku tau pasti sekarang adalah Temulawak yang diformulasikan menjadi skincare oleh Skin Dewi ini ternyata works on me.

Harga: Rp 192.000,-



Kandungan:
Turmeric, Temulawak, Green Tea, 

Fungsi:
- Menyeimbangkan kandungan minyak di wajah
- Mencegah dan meredakan peradangan
- Membersihkan pori-pori
- Antibakterial

Packaging dan Tekstur:
Dikemas dalam botol kecil dari kaca, dengan tutup berpipet, terasa praktis untuk dibawa kemana-mana. Teksturnya krim kuning keruh yang agak ringan, dan tidak kental. Mudah diratakan dan mudah menyerah. Aromanya pun aku suka, karena aroma rempah yang relaxing banget.

Cara Pemakaian:
Pemakaian cukup 1-2 biji kedelai, dapat dipakai di AM dan PM.
Bahkan aku pribadi kadang pakainya pagi, siang, dan malam distep moisturizer.

Pendapatku:
Yes, Temulawak Balancing Emulsion ini adalah pelembab yang dapat mengontrol sebum di wajah. Sehingga sangat cocok untuk kulit yang berminyak, namun tidak cocok untuk kamu yang punya masalah dehidrasi. Ketika siang hari, mukaku jadi less sebum, dan sering kali ngedapetin komedo besar keluar sendiri pas cuci muka. Menurutku ini berkar di temulawak ini, karena ada fungsi membersihkan pori-pori. Makanya jangan kaget jika terjadi purging diawal pemakaian, karena jerawatnya emang udah ada di kulitmu kamu, tapi temulawaknya bantu keluarkan aja.
Tapi TIDAK JARANG juga jerawat mendemku tiba-tiba ilang dengan sendirinya tanpa keluar ke permukaan. Ini bagian yang aku suka banget sih. Aku merasa kulit jauh lebih sehat saat pakai produk ini.


4. Helichrysum Brightening Vit C Treatment (Kita sebut Si Heli yaa kedepannya)